Virus Corona di Tuban

Kabupaten Tuban Masuk Zona Merah Corona, Pemkab Siapkan 226 Ruang Isolasi untuk Pasien Covid-19

Pemerintah Kabupaten Tuban menyiapkan ratusan ruang isolasi bagi pasien kasus virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Ruang isolasi yang disiapkan oleh RSUD Dr Koesma Tuban untuk menangani pasien corona atau Covid-19 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban menyiapkan ratusan ruang isolasi bagi pasien kasus virus corona atau Covid-19.

Penyiapan ruang khusus bagi penderita virus mematikan tersebut menyusul ditetapkannya Kabupaten Tuban sebagai zona merah, setelah dua warganya dinyatakan positif corona.

Ruang isolasi tersebut berada di beberapa rumah sakit dan klinik.

"Kita sediakan 229 ruang isolasi, di empat rumah sakit dan satu klinik," kata Bupati Tuban, H Fathul Huda kepada wartawan, Jumat (10/4/2020).

Tim Medis RSUD Syamrabu Bangkalan Uji Spesimen Terbaru Pasien PDP Terkonfirmasi Positif Covid-19

Niatnya Beri Imbauan Physical Distancing, Petugas Gabungan Tuban Justru Temukan Arak di Warung Kopi

Relawan Desa Pabian Sumenep Ramai-Ramai Bikin APD, Produksi 2 Ribu Masker Dalam Seminggu

Dia menjelaskan, empat rumah sakit tersebut di antaranya RSUD Dr Koesma Tuban, RS NU, RS Medika dan RS Ali Manshur Jatirogo. Kemudian klinik Surya Medika.

Bupati juga meminta agar warga menerapkan pshycal distancing (pembatasan jarak, red), menyikapi status zona merah di Kabupaten Tuban.

Bahkan orang nomor satu di Tuban itu juga mengancam akan membubarkan kerumunan melebihi lima orang.

"Kita minta semua masyarakat untuk melakukan pembatasan, mengingat sudah ada dua yang positif covid-19," ujarnya.

Sebagaimana dirilis Pemprov Jatim dan dilanjutkan Pemkab Tuban, Rabu (8/4/2020), dua orang tenaga medis perawat dinyatakan suspect corona. 

Satu meninggal dunia beberapa hari lalu asal Kecamatan Semanding, yang sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Kemudian, satu masih dirawat intensif di RSUD Dr Koesma asal Kecamatan Tuban

Hasil tracking dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, pasien corona mempunyai riwayat pernah mengikuti pelatihan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya sekitar pertengahan maret lalu.

Jadwal & Link Live Streaming Jalan Salib dan Ibadat Jumat Agung 10 April 2020 via YouTube Jam 3 Sore

Pertahankan Status Zona Hijau Corona, Pemkab Sampang Tambah Posko Covid-19 di Kecamatan Banyuates

Bangkalan Zona Merah, 1 PDP Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kandinkes Ungkap Kondisi Pasien

"Iya betul pernah mengikuti pelatihan TKHI, klaster sukolilo (salah satu kecamatan di surabaya, red). ada 13 orang yang ikut, 7 dari dinkes, 6 dari kemenag, dua yang positif, lainnya hasil rapid tes negatif," beber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban,Bambang Priyo Utomo.

Diketahui, saat ini jumlah Orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Tuban 447 orang, selesai dipantau 138. Sedangkan jumlah PDP 7 orang, 5 dinyatakan negatif dan sembuh, 2 yang masih PDP dari Kecamatan Palang dan Jenu.

Kemudian untuk jumlah positif 2 orang, satu meninggal dan satu masih dirawat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved