Virus Corona di Bangkalan

Beredar Nama Pasien Dokter Bangkalan Terkonfirmasi Covid-19 Melalui WhatsApp, Kadinkes: Itu Hoaks

Beredar luas pesan berantai melalui WhatsApp berisikan imbauan masyarakat yang pernah kontak langsung dengan dokter positif Covid-19 agar melapor.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Sudiyo 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Di tengah penanganan dua dokter di Kabupaten Bangkalan terkonfirmasi virus corona atau Covid-19, beredar luas dua pesan secara berantai melalui layanan WhatsApp sejak Sabtu (11/4/2020) malam.

Beredarnya dua pesan dengan konten berbeda itu tentu saja membuat masyarakat Kabupaten Bangkalan gaduh dan bertanya-tanya kebenarannya.

Pesan pertama berupa informasi terkait perintah Dinas Kesehatan Bangkalan berisikan imbauan kepada masyarakat yang pernah kontak langsung dengan dokter terkonfirmasi Covid-19 agar segera melapor.

Dua Jambret di Jalan Darmo Surabaya yang Kembali Beraksi usai Dapat Asimilasi Dikenal Baik di Lapas

Jadwal Acara TV ANTV RCTI GTV Trans TV SCTV Indosiar Minggu 12 April 2020, Ada Film Bad Boys II

Teriakan Ibu Muda Buat Kaget Pria Misterius di Rumahnya, Korban Terbangun saat Ada yang Memegang

Berikut isi lengkap pesan tersebut:

"Assalamualaikum wr.wb
Atas perintah dinkes bangkalan melalui petugas surveillance satgas gugus covid19 :
Mhn DIINFORMASIKAN kpd masyarakat , jika ada masyarakat yg pernah periksa/ kontak langsung dgn dr zainal abidin specialist syaraf di RS syamrabu ( junok) atau di RS Lukas dlm kurun waktu tgl 27 maret sampai tgl 10 April harap melapor ke petugas kesehatan setempat atau puskesmas untk ditindak lanjuti terkait kewaspadaan penularan covid19, demikian juga bagi masyarakat yg periksa dan kontak langsung dgn dr ummi astutik di Tempat praktek klampis maupun di rs syamrabu ( junok) pada kurun waktu tersebut.
Kesadaran anda untk melapor adalah demi keselamatan anda sendiri, keluarga anda dan masyarakat.
Penyakit covid 19 Bukanlah aib, bknlah kriminal , jgn menghakimi...mari kita putus rantai penularan dgn baik dan penuh rasa kemanusian....
Terimakasih, semoga Allah SWT senantiasa paring keselamatan pada kita semua, aamiin yra
Wassalamualaikum wr. Wb"

Pesan kedua berupa daftar nama pasien yang disebar dalam bentuk soft copy berformat Excel, dengan nama file 'data px.dr.zainal.RS.LUKAS'.

Penelusuran Surya ( grup TribunMadura.com ), px dalam dunia medis merupakan istilah penyebutan pasien.

Kepala Dinas Kabupaten Bangkalan Sudiyo menegaskan bahwa sumber informasi yang viral tersebut tidak benar.

"Itu hoaks, bukan dari Dinas Kesehatan," ungkap Sudiyo kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Minggu (12/4/2020).

Sudiyo menegaskan, dirinya juga telah berkomunikasi dengan dr Lukas bahwa RS Dr Lukas.

Kata dia ,dr Lukas tidak pernah mengeluarkan daftar nama pasien yang pernah kontak langsung dengan dokter terkonfirmasi Covid-19.

“Saya kira itu telah dibuat orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Saya tegaskan kembali, dua informasi yang viral itu hoaks,” tegasnya.

Pria yang karib disapa Yoyok itu berharap, masyarakat tetap tenang dan bijak dalam bermedia sosial.

Sehingga tidak mudah percaya terhadap informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved