Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Pasien Positif Covid-19 Berbohong Saat Diperiksa, 15 Tenaga Medis di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri

Seorang pasien positif Covid-19 asal Kota Kediri membuat geger para pegawai di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan.

Shutterstock
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona 

"Makanya kami mohon masyarakat harus jujur mengatakan semuanya,” harap dr Zainul.

Terutama bila pasien pernah bersinggungan dengan pasien positif Covid-19 atau usai datang dari daerah yang sudah terinfeksi Covid-19, maka pasien harus menyampaikan data ini.

Polres Pamekasan Bagikan Sembako di Tengah Pandemi Covid-19, Sasar Ojek Online hingga Tukang Becak

Kesaksian Pasien Positif Corona di Jatim Berhasil Sembuh, Terjangkit Covid-19 akibat Remehkan 1 Hal

Kebakaran Terjadi di Pabrik Penyulingan Bahan Minyak Wangi Kediri, Diawali Ledakan Api Lalu Merembet

Sementara Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyerukan kepada seluruh warga Kota Kediri untuk selalu jujur menyampaikan semua data kepada petugas medis.

Seruan ini disampaikan lagi di Kediri Command Center ketika berbincang dengan Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan.

“Untuk seluruh warga Kota Kediri saya mohon, sampaikan semua data ke petugas medis dengan sejujur-jujurnya, keluhannya, pernah singgah di mana saja. Ini penting untuk memutus rantai penularan Covid-19,” harapnya.

Karena ketidakjujuran pasien akan menimbulkan kerepotan di RSM Ahmad Dahlan karena harus mengisolasi mandiri 15 tenaga medis yang memeriksa pasien dan ternyata terbukti postif Covid-19.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved