Breaking News:

Berita Malang

Tahanan Polsek Klojen asal Pamekasan Meninggal Dunia saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kronologinya

Seorang tahanan Polsek Klojen Kota Malang asal Kabupaten Pamekasan Madura meninggal dunia.

daily-sun
ilustrasi - Tahanan Polsek Klojen asal Pamekasan Meninggal Dunia saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kronologinya 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang tahanan Polsek Klojen, Kota Malang, bernama Toli (51), meninggal dunia.

Tahanan warga Kabupaten Pamekasan Madura itu meninggal dunia setelah beberapa jam dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang.

Ia ditahan di Polsek Klojen setelah tersangkut kasus perjudian.

Asyik Nongkrong di Cafe saat Wabah Covid-19, Pengunjung Didatangi Petugas Patroli untuk Rapid Test

Provokator Penolakan Pemakaman Jenazah Pasien Virus Corona Covid-19 Bisa Terancam Dipidanakan

Kediri Tambah Satu Kasus Virus Corona yang Dirawat di RSUD Gambiran, Pasien Berasa dari Klaster Baru

Kapolsek Klojen, Kompol Fatkhur Rokhman, membenarkan kejadian tahanan meninggal dunia tersebut.

"Iya memang benar," ujarnya kepada TribunMadura.com, Selasa (14/4/2020).

"Korban bernama Toli (51), warga Pamekasan, Madura. Korban pada Senin (13/4/2020) sekitar pukul 18.15 WIB mengeluh sakit," sambung dia.

Karena mengeluh sakit, tahanan itu kemudian dilarikan ke IGD Rumah Sakit Saiful Anwar,

Sesampainya di IGD Rumah Sakit Saiful Anwar, korban segera mendapatkan penanganan medis.

Setelah dilakukan penanganan medis hampir satu jam, tahanan itu meninggal dunia.

Terbangun dari Tidur, Pemuda di Malang Terkaget-Kaget saat Lihat Halaman Rumah, Pagar Jadi Petunjuk

"Kita sudah menghubungi pihak keluarganya agar dapat langsung dibawa untuk dimakamkan," ungkap dia.

"Karena selama ini korban di Malang hanya tinggal sendiri. Sementara anggota keluarganya yang lain tinggal di Madura," tambahnya.

Kompol Fatkhur Rokhman menambahkan bahwa pada Jumat (10/4/2020), korban mengaku mengeluh sakit.

"Kemudian kita panggilkan pihak Urdokkes Polresta Malang Kota untuk dilakukan pengobatan," jelas Kompol Fatkhur Rokhman.

"Setelah itu korban merasa sudah enakan. Namun pada hari ini, korban mengeluh kembali sakit lagi," tambah dia.

"Karena takut terjadi apa apa akhirnya langsung dibawa ke RSSA," tandasnya.

Akhir Tragis Kisah Kelompok Remaja Gelar Pesta Miras di Lapangan Gadungan, Satu Nyawa Melayang

Remaja di Sidoarjo Rampas Motor Milik Pengendara setelah Pesta Miras, Sempat Terjadi Kejar-Kejaran

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved