Berita Viral

Pria Mengamuk Usai Ditegur Karena Tak Pakai Masker, Malah Ngaku Anggota TNI, Faktanya Bukan

Pria yang mengaku seorang prajurit TNI AD itu tak terima dirinya ditegur karena tidak pakai masker. terungkap fakta bahwa pria tersebut bukanlah TNI

Tangkap layar Instagram
Viral pemuda ngaku polisi ngamuk saat diingatkan pakai masker. 

Namun, pria itu tetap menghiraukan dan menghampiri bapak berbaju putih tersebut.

Dalam percakapannya, pria berbaju biru itu mengajak berkelahi dan mempertanyakan jabatan perwira.

"Ayo, kawan saya juga banyak yang jadi perwira. Ayo, bapak enggak tahu saya siapa," ucap pria berbaju biru sambil menendang ke arah wajah bapak berbaju putih tersebut.

Video yang diunggah di akun Instagram ini akhirnya menjadi viral dan telah disaksikan sebanyak 417.216 kali, serta dikomentari oleh 10.062 akun.

Salah satu akun yakni @Fakta.Indo menuliskan, "Tak terima ditegur agar pake masker, pria berbaju biru ini ribut dengan warga. Pria berkaus biru yang mengaku kerja di Mabes itu ngeyel, masuk kompleks tidak pake masker, cuma ditentengin maskernya. Kejadian di Kompleks Taman Rezeki Cibinong, Kab Bogor, pukul 10.15 WIB".

Pengakuan petugas sekuriti: Saya sudah tegur 4 kali

Petugas sekuriti Perumahan Taman Rezeki Ibnu Hasan membenarkan bahwa insiden itu terjadi pada Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ibnu mengatakan, pemuda tersebut marah karena ditegur tidak memakai masker.

Teguran itu bahkan telah dilayangkan sebanyak empat kali. Namun, pemuda berbaju biru itu nekat masuk kompleks dan mengamuk.

"Saya tegur dua kali, tapi malah disepelekan. Lalu saya dibantu ketua kompleks (bapak berkaus putih) di sini dan pemuda itu marah ngajak berantem. Itu teguran keempat, dia masuk tanpa masker," kata Ibnu saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Selasa (14/4/2020).

Ibnu mengatakan, awalnya ia gelisah melihat pemuda itu tidak menggunakan masker ketika memasuki kawasan perumahan.

Padahal, virus corona telah menyebar luas di Kabupaten Bogor, terutama di Cibinong yang sudah masuk wilayah zona merah.

"Saya tegur itu karena dia bawa masker, tapi ditentengin (dipegang) di tangan dan enggak dipakai. Langsung ditegur tapi disepelekan, akhirnya marah, berantem, itu sekitar 10 menit kejadiannya," kata Ibnu.

Menurut Ibnu, pria berbaju biru itu menggunakan sepeda motor bersama seorang perempuan dan hendak mengambil uang di ATM.

Menurut dia, saat insiden itu terjadi, pemuda tersebut mengaku bahwa dia adalah seorang anggota di salah satu instansi.

Ibnu menjelaskan bahwa dia terpaksa harus menegur siapa saja yang tidak menggunakan masker karena sudah ada aturan dari pihak perumahan.

"Di sini kita wajibkan memakai masker, ada balihonya juga. Minimal sarung tangan untuk mencegah penyakit ini. Jadi setiap warga masuk kita cek dulu, enggak sembarangan," kata dia.

Pengurus kompleks ikut menegur

Sementara itu, Ketua Pengurus Kompleks Taman Rezeki, Dolfie Pangalila, membenarkan bahwa dirinya ada di dalam video yang viral tersebut.

Saat kejadian, ia menggunakan baju putih setelan topi, dan hampir terlibat adu jotos dengan pemuda berbaju biru tersebut.

Ia mengaku bahwa mulanya pemuda berperawakan tinggi tegap datang menggunakan sepeda motor.

Tak lama kemudian, pemuda itu turun dan mengaku akan mengambil uang di ATM.

Namun, ia tak mengindahkan spanduk imbauan untuk menggunakan masker dan nekat masuk kompleks sambil menenteng masker di tangannya.

Hingga akhirnya teguran pun dilayangkan oleh pihak sekuriti hingga kedua kali. Karena tak dihiraukan, ia pun ikut menegur.

"Saya bantu sekuriti karena saya ketua, punya tanggung jawab di sini. Pertama saya tegur baik-baik, 'Mas dipakai aja maskernya', terus lewat lima langkah dari gerbang tetap ngeyel. Saya agak keras negurnya, 'Mas, pakai maskernya!'," ucap Dolfie.

"Saya anggota, mau apa kamu? Kamu polisi? Kamu enggak tahu polisi diajarin tentara," kata Dolfie menirukan ucapan pemuda yang belum diketahui identitasnya.

Menurut Dolfie, saat itu sempat terjadi perdebatan antara dirinya dan pemuda tersebut mengenai aturan imbauan masker di tengah mewabahnya virus Covid-19.

"Saya bilang kamu kalau anggota enggak boleh ngomong gitu, ini aturan lho. Ini pemerintah yang mengeluarkan aturannya, kamu jangan main-main, jangan lihat balihonya saja, lihat siapa yang buat aturan itu.

Presiden langsung itu yang nyuruh (pakai masker). Saya enggak takut sama kamu.

Akhirnya ributlah di situ setelah saya bilang gitu dan nyambunglah di video itu (aksi saling dorong)," bebernya.

Dolfie yang sudah berusia 56 tahun menyebut tak bisa berbuat banyak meskipun ia sudah berusaha mengimbau pakai masker.

Ia juga memastikan bahwa pemuda tersebut bukan warga Perumahan Taman Rezeki.

"Di sini ada ATM, jadi biasa warga luar datang. Jadi pemuda umurnya sekitar 25 tahun. Nah, dia kan mau mukul, tapi dihalangi sama satpam. Ya, saya juga jaga diri. Sampai akhirnya dia enggak jadi ngambil uang ATM, langsung balik sendiri," ujarnya.

Mengaku anggota TNI, kerja di Mabes

Insiden itu berlangsung hampir 15 menit, dan dari pengakuan pemuda tersebut bahwa dirinya merupakan anggota TNI.

"Iya, itu divideoin sama istri saya, dan orang ini ngaku anggota angkatan darat kerja di Mabes TNI tapi dari angkatan udara. Itu kata-kata dia, tapi kita enggak tahu juga kebenarannya," sambung dia.

Sementara itu, istri Dolfie, Shella, mengaku bahwa dirinya yang telah membuat video tersebut hingga viral.

Perempuan berusia 53 tahun ini menjelaskan bahwa saat itu dirinya hendak pulang setelah menikmati makanan.

Namun, kata dia, tiba-tiba pemuda tersebut masuk ke kompleks perumahan tanpa mengenakan masker.

"Habis makan mi ayam, terus saya mau pulang sekalian foto-foto, tapi pas udah gitu ada yang lewat (pemuda) ditegur sama sekuriti, dia masih tenteng maskernya. Pas dia bilang tonjok saya, yang video langsung bilang, silakan (tonjok)," ujar Shella. (Kompas.com/ Kontributor Kabupaten Bogor, Afdhalul Ikhsan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dandim TNI Pastikan Pria Baju Biru di Bogor yang Videonya Viral Mengamuk Saat Ditegur Tak Pakai Masker Bukan Anggotanya"

Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved