Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Ketua DPRD Jatim Minta Kabupaten/Kota Siapkan Ruang Observasi untuk Gelombang Kedatangan Pemudik

Seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur diminta menyiapkan ruang observasi untuk pemudik.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Ketua DPRD Jatim, Kusnadi saat memberikan keterangan kepada media di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Jumat (17/4/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua DPRD Jatim, Kusnadi meminta, seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur untuk menyiapkan ruang observasi.

Kusnadi mengungkapkan, ruang observasi itu harus disediakan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang pulang saat bulan Ramadan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Kusnadi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak bahwasanya tidak mungkin pemerintah menolak orang yang pulang kampung.

Pemuda Gresik Posting Unggahan Penghinaan ke Nabi Muhammad SAW, Pelaku Dikenal Punya Gangguan Jiwa

Tak Ada Akses Internet, Siswa di Kepulauan Sumenep Tetap Masuk Sekolah saat Masa Virus Corona

Dinas Pendidikan Jatim Buka Peluang Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang hingga Juni 2020

"Apalagi dia pulang dari daerah episentrum yang di daerah tersebut dia sudah tidak bisa bekerja lagi dan ingin pulang ke wilayahnya masing-masing," ucap Kusnadi, Jumat (17/4/2020).

Kusnadi menyebutkan, ada sejumlah kabupaten/kota yang kesiapan ruang observasi berbasis desa dan kelurahannya masih di bawah 20 persen, salah satunya Kota Surabaya.

"Yang belum 20 persen Kota Surabaya misalnya, yang begitu banyak kelurahannya," kata dia.

"Bahkan di kelurahan itu ada tempat-tempat belajar PAUD yang saat ini ditinggalkan. Jadikanlah tempat observasi," lanjut Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Dengan melakukan observasi yang ditempatkan di setiap desa/kelurahan, menurut Kusnadi, akan mempermudah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang sedang diobservasi tersebut untuk bertemu keluarga.

"Dia tetap berada di lingkungan keluarganya sehingga ketika mereka kangen mereka bisa bertemu walaupun tidak secara langsung dengan jarak yang sudah ditentukan," ujar Kusnadi.

Kesal Istri Dihamili Selingkuhan, Pria Madura Bunuh Korban Secara Keji, Akui Tak Ada Rasa Penyesalan

Berikut ini kabupaten/kota di Jawa Timur yang masih menyiapkan ruang observasi di bawah 20 persen.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved