Breaking News:

Virus Corona di Blitar

5 Pemudik Kota Blitar Langsung Dibawa ke Lokasi Karantina, 4 Orang Pulang dari Hongkong dan Malaysia

Sebanyak empat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang kampung menjalani isolasi di tempat karantina rumah susun, Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Kondisi rumah singgah atau tempat karantina untuk pemudik di Rusun 511, Kota Blitar. 

"Mereka menjalani isolasi di tempat karantina selama 14 hari. Mereka sudah sadar diri untuk menjalani isolasi di tempat karantina," ujar Hakim.

Selain empat TKI, kata Hakim, juga ada satu pemudik dari luar kota yang menjalani isolasi di tempat karantina.

Satu pemudik itu kondisinya sehat tapi rentan menjadi carier yang dapat menyebarkan virus corona.

Sejumlah Pengunjung Kafe dan Karaoke di Mojokerto Jalani Rapid Test Covid-19, Ini Hasilnya

Sinopsis Film Embrace of the Vampire Tayang di Trans TV Malam Ini, Kisah Cinta Manusia dan Vampire

Pusat Grosir Surabaya (PGS) Dibuka Kembali dengan Protokol Kesehatan Antisipasi Covid-19

"Total ada lima orang yang menjalani isolasi di tempat karantina, empat TKI dan satu pemudik," ujarnya.
Hakim mengungkapkan, saat ini yang perlu diantisipasi kedatangan pemudik dari luar kota yang pulang ke Kota Blitar.

Dia memperkirakan jumlah pemudik yang pulang kampung bertambah banyak mendekati Ramadan.

Untuk mengantisipasi itu, menurutnya, petugas akan memperketat pemantauan kedatangan pemudik dari luar kota di stasiun dan terminal.

Para pemudik yang tiba di stasiun dan terminal langsung dibawa ke tempat karantina untuk menjalani observasi dari tim medis.

"Nanti tergantung hasil observasi dari tim medis, apakah mereka menjalani isolasi di tempat karantina atau isolasi mandiri di rumah," katanya.

Hakim juga meminta RT, RW, dan kelurahan memperketat pemantauan terhadap pemudik yang pulang menggunakan kendaraan pribadi maupun travel.

Para RT dan RW diminta mendata para pemudik yang pulang naik kendaraan pribadi maupun travel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved