Wabah Virus Corona

Agenda Sepak Bola Tanah Air Dihentikan, Bek Timnas Indonesia U-16 Ini Jualan Ikan dan Pukis di Pasar

Bek Timnas Indonesia U-16 ini jualan ikan dan pukis di Pasar Taman Pondok Jati Kabupaten Sidoarjo.

TRIBUNMADURA.COM/NDARU WIJAYANTO
M Rangga Aditya Saputra saat berjualan ikan di Pasar Taman Pondok Jati, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sudah satu bulan lebih kompetisi Liga 1 2020 dihentikan sementara karena wabah virus corona atau Covid-19.

Tak hanya Liga 1 2020, sejumlah pertandingan dan agenda sepak bola lainnya juga dihentikan karena wabah tersebut.

Dihentikannya aktivitas sepak bola dimanfaatkan bek Timnas Indonesia U-16, M Rangga Aditya Saputra untuk berjualan ikan dan pukis di pasar.

Satu Bulan Lebih Arema FC Diliburkan, Pelatih Kiper Felipe Americo Ungkap Rasa Rindu pada Sosok Ini

Inilah Cara Unik Pelatih Arema FC Mario Gomez Lepas Rasa Bosan Diam di Rumah saat Wabah Virus Corona

Pelatih Arema FC Ungkap Pendapat Soal Wacana Kompetisi Khusus Jika Liga 1 2020 Dihentikan Total

M Rangga Aditya Saputra mengaku, berjualan ikan dan pukis di pasar hanya sebagai cara mengisi waktu luangnya.

Ia menilai, kegiatan itu lebih baik dibandingkan dirinya harus terus berdiam di rumahnya di kawasan Karang Pilang, Kota Surabaya.

Biasanya, M Rangga Aditya Saputra mulai berjualan di Pasar Taman Pondok Jati, Kabupaten Sidoarjo, sejak pagi hingga sore hari bersama kakak dan ayahnya.

"Karena sedang libur latihan, saya bisa kembali bantu keluarga berjualan ikan dan pukis di pasar," kata Rangga kepada TribunJatim ( grup TribunMadura.com ), Selasa (21/4/2020).

Uniknya, tidak banyak teman satu timnya tahu bahwa dia berjualan ikan dan pukis saat program pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia berhenti.

Bahkan, sosok pelatih Timnas indonsia U-16, Bima Sakti baru tahu latar belakang pemain jebolan Ricky Nelson Academy ini aktif membantu menjalankan perekonomian keluarga.

"Tidak banyak yang tahu. Tapi sekarang teman-teman sudah banyak yang tahu, termasuk coach Bima," ungkap M Rangga Aditya Saputra.

"Coach berpesan agar saya selalu semangat, teman-teman juga," jelasnya.

Ayah M Rangga Aditya Saputra , Nur Ambyah mengaku, anak kedua dari tiga bersaudara itu memang sejak kecil suka membantunya berjualan di pasar.

"Saya tidak pernah paksa dia, ini inisiatif dia sendiri," kata dia.

"Tapi memang Rangga tipe orang yang pemdiam dan tidak bisa diam di rumah," ungkapnya.

"Dia juga rajin ibadah di masjid," ujar Nur Ambyah. (nda)

Liga 1 2020 Dihentikan Karena Virus Corona, Manajemen Beri Kebebasan Ini ke Para Pemain Persebaya

Selama Diliburkan Karena Virus Corona, Pemain Persebaya Wajib Kirim Video Latihan Pribadi ke Pelatih

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved