Breaking News:

Berita Sampang

Penghuni Rutan Klas IIB Sampang Overload, Penerima Asimilasi Bisa Lebih dari Kuota yang Ditetapkan

Rutan Klas IIB Sampang memiliki jatah 61 warga binaan yang berhak mendapat program asimilasi.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Warga binaan Rutan Klas IIB Sampang mendapatkan program asimilasi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Jumlah warga binaan Rutan Klas IIB Sampang yang mendapatkan program asimilasi terus bertambah.

Bahkan, warga binaan Rutan Klas IIB Sampang yang mendapat asimilasi melebihi kuota yang sudah ditentukan sebelumnya.

Sesuai dengan ketentuan yang diberikan Kemenkumham, kuota narapidana Rutan Klas IIB Sampang yang mendapat asimilasi sebanyak 61 orang.

Kasus Keenam Virus Corona di Bangkalan Madura Berusia Lanjut, Diduga Tertular Covid dari Cucunya

BREAKING NEWS - Kasus Virus Corona di Bangkalan Madura Bertambah Jadi Enam Orang, Ada Pasien Baru

Polres Sampang Bagikan Sembako Jelang Ramadan, Bantu Ringankan Beban Kaum Duafa saat Virus Corona

Namun, kuota tersebut tidak lagi menjadi patokan jika melihat jumlah narapidana di Rutan Klas IIB Sampang overload.

Kepala Rutan Klas IIB Sampang, Gatot Tri Rahardjo menyampaikan, batas akhir penerapan program asimilasi di rumah hingga akhir tahun 2020.

Jumlah narapidana yang memperoleh asimilasi nantinya akan terus  bertambah jika memenuhi syarat atau ketentuan mendapatkan program pencegahan pandemi Covid-19 itu.

"Jadi jumlah narapidana di Rutan Sampang yang mendapatkan asimilasi terus bertambah," kata Gatot Tri Rahardjo melalui Plh Kasubsi Pelayanan Tahanan Siti Rohima  kepada TribunMadura.com, Selasa (21/4/2020).

"Tidak akan terpaku dengan kuota kemarin," sambung dia.

Dijelaskan dia, hingga saat ini jumlah narapidana yang mendapatkan asimilasi di Rutan Klas IIB Sampang sebanyak 49 orang.

Dari jumlah tersebut diantaranya narapidana dalam kasus pencurian berjumlah 16 orang, kasus narkoba 23 orang dan sisanya kasus senjata tajam serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Untuk jumlah warga binaan yang mendapatkan asimilasi hingga saat ini mayoritas pada kasus narkoba," terang Siti Rohima.

Lebih lanjut, untuk kedepannya pihaknya akan terus melakukan penyisiran terhadap tiga ratus lebih penghuni rutan yang sesuai dengan persyaratan mendapatkan asimilasi.

"Dari sekian warga binaan kita lihat dari 2/3 masa pidananya, kalau memang besok ada kita laksanakan program asimilasi ke narapidana itu," pungkasnya.

Lumbung Pangan Jatim Sediakan Paket Sembako Murah, Acara Dibuka Setiap Hari hingga 3 Bulan ke Depan

Masjid di Surabaya Ini Sudah 3 Kali Jadi Sasaran Aksi Pencurian Kotak Amal, Padahal Terpasang CCTV

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved