Rabu, 27 Mei 2026

Virus Corona di Bangkalan

Hasil Rapid Tes Positif, Anggota DPRD Bangakalan Ogah Dikarantina, Sebut Dirinya Ingin Ngantor

Hasil rapid test positif Covid-19, anggota DPRD Bangkalan enggan untuk dikarantina. Ia mengungkapkan hanya ingin bekerja

Tayang:
Editor: Aqwamit Torik
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya via Kompas.com
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. 

"Kalau seorang terkena virus corona, antibodi dalam tubuh akan merespon dengan munculnya titer antibodi atau kadar," jelasnya.

Ia memaparkan, jika rapid tes dilakukan di awal dengan titer antibodi kurang, maka hasilnya bisa negatif.

"Kalau kena pertama titer antibodi masih kecil.

Kadar antibodi akan meningkat perlahan sampai memuncak di hari ke-14," paparnya.

Namun, lanjutnya, hasil negatif tidak bisa memastikan bahwa seseorang itu bukan virus corona.

Sebaliknya jika positif, itu tidak juga memastikan seseorang adalah virus corona.

"Yang memastikan adalah PCR.

Ketika rapid tes harinya berbeda, maka titer antibodi akan berbeda dan hasil tidak sama," pungkasnya. (TribunMadura.com/Ahmad Faisol)

 Masjid Sunan Ampel Surabaya Gelar Salat Tarawih Berjemaah selama Ramadan, Tadarus Ditiadakan

 Inspiratif, Bhabinkamtibmas Ini Tetap Pantau Langsung Warga Desa Binaan Meski Ada Wabah Virus Corona

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved