Ramadan 2020

Salat Tarawih di Rumah Saja, Muhammadiyah: Hindari Kerusakan Lebih Utama daripada Buat Kemaslahatan

PD Muhammadiyah Surabaya tidak melakukan salat tarawih secara berjamaah di masjid selama Ramadhan 2020, saat pandemi virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA/WILLY ABRAHAM
Warga Desa Tambak Beras Kabupaten Gresik yang sedang kebanjiran, saat melaksanakan salat tarawih pertama di masjid Daarus Solihin, Minggu (5/5/2019) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PD Muhammadiyah Surabaya mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Surabaya dan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk tidak melakukan Salat Tarawih secara berjamaah di masjid selama Ramadan 2020, saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Tarawihnya jamaah di rumah. Ada dalam kondisi tertentu di dalam agama yang disebut darurat, karena penularannya luar biasa dan harus diantisipasi benar," ucap Ketua PD Muhammadiyah Surabaya, Mahsun Jayadi, Kamis (23/4/2020).

Dalam kondisi kedaruratan tersebut membolehkan hal biasanya tidak boleh dilakukan.

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI SCTV GTV MNC TV, NET TV Trans7 Jumat 24 April 2020, Ada Kultum Ramadan

Gresik akan Jalankan Aturan PSBB di 8 Kecamatan Terdampak Corona,Perbup Siap Diteken Bupati Hari Ini

PDP Covid-19 di Bojonegoro Meninggal Dunia, Dimakamkan Sesuai Protap Corona

"Salat Jumat yang wajib dan dilaksanakan di masjid bisa diganti di rumah dengan salat dhuhur. Apalagi tarawih yang sunnah, tentu lebih baik dilaksanakan di rumah," lanjutnya

Bukan hanya salah Jumat, ataupun Salat Tarawih, Muhammadiyah Surabaya juga mengutamakan Salat Rawatib atau Salat Lima Waktu di rumah.

"Kalau di masjid akan berkumpul banyak jamaah. Kaidahnya menghindari kerusakan itu lebih utama daripada membuat kemaslahatan," ucapnya.

Jadwal Waktu Buka Puasa dan Imsak Wilayah Madura Hari Pertama Ramadan Jumat 24 April 2020

Inilah Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadan 2020/1441 H, Perbanyak 5 Amalan Ini Agar Pahala Maksimal

BREAKING NEWS - PSBB Surabaya, Sidoarjo dan Gresik Resmi Berlaku Mulai Selasa 28 April 2020

Mahsun Jayadi juga mengungkapkan sepekan yang lalu, Muhammadiyah Surabaya juga sudah menggelar rapat online dengan 31 pengurus Muhammadiyah di tingkat kecamatan.

"Kami menyamakan persepsi sosialisasi maklumat PP yang isinya tidak melaksanakan jumatan dan tarawihnya di rumah saja," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved