Virus Corona di Tuban

Perwira Polisi Tegur Jamaah Salat Jumat di Masjid Raudlatus Shalihin Tuban yang Abai Pakai Masker

Seorang pria terlihat dari arah belakang berjalan maju di hadapan para jemaah salat yang diketahui berada di Masjid Raudlatus Shalihin, Senori, Tuban.

TRIBUNMADURA.COM/MOCHAMMAD SUDARSONO
Capture Kapolsek Senori, AKP Musa Bakhtiar saat mengimbau jemaah salat jumat agar memakai masker, Jumat (25/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang pria terlihat dari arah belakang berjalan maju di hadapan para jamaah salat yang diketahui berada di Masjid Raudlatus Shalihin, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Pria berbadan tegap tampak berbisik kepada seorang yang berada di barisan depan, tak lama sesosok pria itu pun memegang mic lalu menyampaikan rasa keprihatinan.

Dari keterangan yang didapat dalam sebuah video beredar, pria tersebut adalah Kapolsek Senori, AKP Musa Bakhtiar.

AKP Musa Bakhtiar tampak memohon agar jamaah memperhatikan protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19.

Bacaan Doa Seusai Salat Tarawih Bulan Ramadan, Doa Kamilin Lengkap dengan Tulisan Arab dan Artinya

Penerapan Jam Malam PSBB di Gresik, Ada yang Melarang Warga Tak Boleh Keluar Seusai Salat Tarawih

Pasien Positif Covid-19 di Nganjuk 10 Orang, Gugus Tugas Tunggu Hasil Tes Swab Warga yang Tes Rapid

Hal itu lantaran dia masih melihat banyaknya jamaah yang tidak menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Dikonfirmasi atas beredarnya video tersebut, AKP Musa Bakhtiar pun membenarkan.

"Video itu benar, itu saya memberikan imbauan tegas kepada jemaah salat jumat," kata AKP Musa Bakhtiar, Sabtu (25/4/2020).

Dalam video tersebut, AKP Musa Bakhtiar mohon izin dan minta maaf untuk maju memberikan imbauan tegas, karena masih banyak jemaah yang belum memakai masker.

Perwira pertama itu juga menceritakan pengalamannya saat ikut memakamkan seorang warga dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal kecamatan setempat.

Pasien tersebut harus meninggalkan anaknya yang baru dilahirkan, bahkan saat pemakaman tidak ada keluarga yang ikut, melainkan hanya tim medis.

Pulang dari Ponpes Al Fatah Temboro, 11 Santri Banyuwangi Langsung di-Rapid Test, Begini Hasilnya

Niat & Doa Seusai Salat Dhuha di Bulan Ramadhan, Lengkap dengan Manfaat,2 Rakaat Senilai 360 Sedekah

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI SCTV GTV Indosiar Sabtu 25 April 2020, Ada Kultum Ramadan Im In Love

"Saya saksi ikut memakamkan pasien corona, sedih saya melihatnya. Saya tidak ingin itu terjadi pada anda semua, maka mari pakai masker untuk cegah penularan," ungkap AKP Musa Bakhtiar lirih.

Di penghujung pesan, mantan Kasat Lantas Polres Sampang meminta para jemaah agar mengikuti imbauan pemerintah, mulai dari Pshycal Distancing (pembatasan jarak, red) dan penggunaan masker.

AKP Musa Bakhtiar mempertegas, perlawanan terhadap virus corona bisa dilakukan jika masing-masing diri menerapkan aturan yang dianjurkan pemerintah.

"Mari jaga diri kita agar tidak ada korban berikutnya, pencegahan harus kita lakukan untuk melawan virus corona," pungkasnya.

Sekadar diketahui, hingga kini di Kabupaten Tuban sudah ada empat orang kasus virus corona atau Covid-19 yang meninggal, rinciannya tiga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kasus virus corona yang tidak terselamatkan, kemudian satu pasien positif meninggal saat masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved