Breaking News:

Wabah Virus Corona

Viral Pemuda yang Nekat Mudik, Tapi Malah Diusir oleh Ayahnya Masuk ke Rumah, Faktanya Film Pendek

Viral di media sosial, sebuah video yang menampilkan seorang pemuda yang nekat mudik ke kampung halaman.

KOMPAS.COM/SUKOCO
Sekretaris Desa Tegal Arum Suwardi menunjukkan lokasi shoting film pendek bapak menutup pintu pagar karena takut tertular virus corona ketika anaknya pulang mudik. 

Video pendek yang mengambil lokasi syuting di Desa Tegal Arum, Kabupaten Magetan, tersebut diunggah oleh pemilik akun KinG”s Rooster di media sosial Facebook pada 19 April 2020 pukul 20.40 WIB.

Hingga Rabu (22/4/2020), unggahan tersebut telah dilihat 411.748 warganet, ditanggapi 636, serta dikomentari sebanyak 130 komentar.

Sekretaris Desa Tegal Arum Suwardi menunjukkan lokasi shoting film pendek bapak menutup pintu pagar karena takut tertular virus corona ketika anaknya pulang mudik.
Sekretaris Desa Tegal Arum Suwardi menunjukkan lokasi shoting film pendek bapak menutup pintu pagar karena takut tertular virus corona ketika anaknya pulang mudik. (KOMPAS.COM/SUKOCO)

Sekretaris Desa Tegal Arum, Suwardi, saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (22/4/2020) mengatakan, film pendek tersebut merupakan ide dari para relawan gugus Covid-19 di Desa Tegal Arum agar warga desa itu tidak mudik saat Lebaran selama pandemi virus corona.

“Saya juga ikut main di film tersebut,” ujar dia.

Diangkat dari realitas Meski bisa dikatakan tindakan seorang bapak tersebut tidak etis, tetapi siapa sangka bahwa kejadian yang digambarkan dalam film tersebut merupakan gambaran nyata di Desa Tegal Arum.

Suwardi mengatakan, sejumlah kejadian seperti film tersebut sudah sering didapati jika ada tamu dari luar desa yang enggan mematuhi aturan cuci tangan sebelum bertamu.

Hampir semua rumah warga di Desa Tegal Arum dilengkapi dengan sabun dan hand sanitizer.

“Menutup pagar itu realitas di sini. Kemarin ada pengantar paket yang tidak boleh masuk rumah karena belum cuci tangan,” imbuh dia.

Suwardi mengaku, sosialisasi tidak mudik saat Lebaran melalui film pendek ternyata cukup efektif memberikan pemahaman kepada lebih dari 350 warga Desa Tegal Arum yang bekerja di sejumlah kota besar, seperti Surabaya, Jakarta, dan bahkan di luar negeri seperti Korea.
Kemudahan jaringan internet membuat ratusan warga Desa Tegal Arum di luar kota dan luar negeri mudah mengakses film pendek tersebut.

Tegal Arum sendiri memiliki 3.441 jiwa penduduk.

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved