Breaking News:

Wabah Virus Corona

Viral Pemuda yang Nekat Mudik, Tapi Malah Diusir oleh Ayahnya Masuk ke Rumah, Faktanya Film Pendek

Viral di media sosial, sebuah video yang menampilkan seorang pemuda yang nekat mudik ke kampung halaman.

KOMPAS.COM/SUKOCO
Sekretaris Desa Tegal Arum Suwardi menunjukkan lokasi shoting film pendek bapak menutup pintu pagar karena takut tertular virus corona ketika anaknya pulang mudik. 

“Ada warga sini yang ada di Kalimantan melalui WA mengatakan tidak pulang. Dengan melihat film tersebut, mereka tahu jika mudik akan merepotkan warga,” ucap dia.

Film pendek yang diproduksi oleh relawan tersebut ternyata ada dua seri.

Jika pada seri pertama anak yang mudik Lebaran ditolak oleh bapaknya dan menyuruh anak tersebut ke balai desa untuk menjalani pemeriksaan dan karantina, maka pada seri kedua tersebut menggambarkan si anak menjalani karantina hingga selesai.

"Di seri kedua ini ada pesan dari kepala desa jika nekat mudik, maka warga harus menjalani karantina selama 14 hari. Ini baru selesai syuting tadi,” kata Suwardi.

Isolasi Diawasi Ketat

Melalui film pendek tersebut, Suwardi mengatakan, Desa Tegal Arum menerapkan aturan ketat terhadap tamu dari luar desa ataupun luar kota selama pandemi Covid-19.

Sejumlah warga Desa Tegal Arum yang bekerja di Surabaya bahkan diawasi ketat saat pulang pada akhir pekan.

Selama di rumah, mereka diwajibkan melakukan isolasi mandiri. Cuci tangan dan mengenakan masker menjadi kewajiban bagi warga desa dan tamu dari desa lain yang berkunjung ke sana.

“Intinya, film tersebut meminta warga Desa Tegal Arum yang ada di luar kota maupun di luar negeri untuk tidak mudik, dan mereka memahami itu dengan adanya film tersebut,” pungkas Suwardi.

Masuk Zona Merah

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved