Breaking News:

Virus Corona di Lamongan

Lamongan Bisa Screening Covid-19 Lebih Cepat dan Akurat Pakai Afias-6 dari Korea Selatan

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamongan kini telah memakai alat tes Covid-19 yang dibeli dari Korea Selatan, Afias-6.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan, dr Taufik Hidayat. 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamongan kini telah memakai alat tes Covid-19 yang dibeli dari Korea Selatan, Afias-6.

Alat tersebut diklaim bisa melakukan screening Covid-19 lebih cepat dan akurat, untuk 6 sampel bisa diproses dalam waktu kurang dari 30 menit.

"Sejak Sabtu (25/4/2020), alat yang didatangkan dari Korsel sudah mulai dioperasikan," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan, dr Taufik Hidayat, Selasa (28/4/2020).

Sejak dioperasionalkannya alat tersebut, total 47 orang yang sudah diperiksa.

Kapolres Pamekasan Lakukan Sidak Mapolsek Palengaan, Pastikan Anggotanya Siaga Selama Bulan Ramadan

Hari Pertama PSBB Surabaya, Petugas Check Point Suramadu Minta Putar Balik Warga yang Hanya Belanja

Tata Cara Salat Tarawih di Rumah Selama Ramadan 2020, Lengkap dengan Bacaan Niatnya dan Doa Kamilin

Hasilnya 3 orang positif, 43 negatif serta satu orang lainnya indeterminated atau masih belum jelas negatif atau positif, sehingga diperlukan tes ulang.

"Yang dicek bisa ODR, yang rapid test positif, kontak erat dan lain-lain. Kemudian yang hasilnya positif akan di-tracing, di-swab dan diisolasi," ungkapnya.

Menurut Taufik, Afias-6 mampu mengeluarkan hasil tes dalam waktu yang cukup singkat, kurang dari 30 menit.

Waktu itu terbagi untuk persiapan 5 menit sampai dengan 10 menit, pembacaan 10 menit.

"Dan untuk sekali kegiatan screening bisa 6 sampel," ungkapnya.

Dengan kemampuan alat tes Afias-6 tersebut, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan lebih cepat dalam melakukan screening guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah kita punya alat tersebut," kata dr Taufik Hidayat.

Larangan Mudik Resmi Berlaku, PT KAI Perpanjang Pembatalan 48 Kereta Api hingga Lebaran Usai

127 Santri Ponpes Al Fatah Temboro Asal Bojonegoro Jalani Rapid Test Covid-19, Begini Hasilnya

Pria Malang Positif Covid-19 Kabur Naik Bus saat Dijemput Petugas, Begini Nasibnya ketika Ditemukan

Untuk diketahui, saat ini jumlah kasus positif Covid-19 di Lamongan mencapai 32 orang, 5 di antaranya meninggal dan 5 orang dinyatakan sembuh. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 119 orang, 12 dia ntaranya meninggal dunia dan 63 orang telah selesai pengawasan.

Taufik berharap masyarakat mematahui anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan disiplin menerapkan physical distansing, mengenakan masker saat keluar rumah, cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah aktifitas serta membiasakan hidup bersih dan sehat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved