Breaking News:

PSBB di Surabaya

Evaluasi Penerapan PSBB di Kota Surabaya Hari Kedua, Warung Kopi Masih Bandel Jadi Tempat Nongkrong

Selain evaluasi titik check point, Kepala BPB Linmas Surabaya melakukan evaluasi terkait warung kopi yang bandel karena menyediakan tempat nongkrong.

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD ZAIMUL HAQ
LANCAR - Hari kedua pelaksanaan PSBB di Bundaran Waru lancar dan tidak ada kemacetan, Rabu (29/4). Personel gabungan yang bertugas di lokasi langsung mengarahkan kendaraan sesuai dengan klasifikasinya. Roda dua dan roda empat langsung dipilah dan diarahkan petugas. Roda dua discreening di frontage road A Yani dengan memilah kendaraan berdasarkan nopol, yakni pelat L/W dan pelat non L/W serta memeriksa yang berboncengan. Sedangkan roda empat discreening di jalan utama A. Yani dengan rekayasa empat lajur untuk memperlancar kendaraan saat proses screening. 

Sehingga, pihaknya bersama Satpol PP dan pihak Kecamatan tetap melakukan operasi untuk memberikan imbauan.

Eddy Christijanto mengungkapkan, juga tak jarang masih ada pengendara yang tak mengenakan masker serta berboncengan.

Selain itu, termasuk di pasar tradisional masih terus dilakukan pemantauan terkait dengan protokol kesehatan. Dan hal itu juga terus diimbau pihaknya di lapangan.

Tiga hari pertama PSBB ini memang masih dalam tahap imbauan saja.

"Masih imbauan, arahan dari Gubernur kan 3 atau 4 hari ke depan jadi kita ikuti," ungkapnya.

Untuk diketahui, evaluasi terkait pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Surabaya direncanakan akan terus dilakukan setiap hari selama 14 hari. Tak hanya di lingkungan Pemkot Surabaya, namun juga berkoordinasi dengan Pemprov Jatim.

Sebab, evaluasi di tingkat Jatim dilakukan oleh tiga daerah yang melakukan PSBB yakni Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved