Breaking News:

Virus Corona di Lamongan

Skenario Protokol Karantina Desa dan Kelurahan di Lamongan, Lurah Diminta Sosialisasi Selama 2 Hari

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Lamongan berencana menerapkan protokol karantina tingkat desa, kelurahan di 3 desa dan 1 kelurahan.

TRIBUNMADURA.COM/HANIF MANSHURI
Satu di antara pola karantina yang akan diterapkan di 3 desa dan 1 kelurahan di Kabupaten Lamongan 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamongan berencana menerapkan protokol karantina tingkat desa, kelurahan di 3 desa dan 1 kelurahan. 

Sebelum diterapkan, saat ini dilakukan sosialiasi kemudian disusul pelaksanaan uji coba.

Protokol karantina tingkat desa, kelurahan ini akan diterapkan di Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi, Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran, Desa Sukoanyar Kecamatan Turi dan Desa Mayong Kecamatan Karangbinangun.

Keempat Forkopimcam empat wilayah itu sudah mendapatkan sosialisasi dari GTPP Kabupaten Lamongan di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan, Jum’at (1/5/2020).

Hari Keempat PSBB, Ribuan Kendaraan Berplat Madura di Check Point Suramadu Dipaksa Putar Balik

UPDATE CORONA di Nganjuk Jumat 1 Mei, Total Positif Covid-19 Ada 10 Orang, 41 PDP, 9 Meninggal Dunia

Menanti Buka Puasa Ramadan Jumat 1 Mei 2020, Ini Jadwal Buka Puasa dan Jadwal Imsakiyah di Madura

Dalam sosialisasi yang disampaikan Wakil Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kabupaten Lamongan M Nalikan, Forkopimcam dan kades, lurah diminta langsung melakukan sosialiasi di desa, kelurahan sasaran dan sekitarnya.

Sebelum diterapkan dengan ketat, akan didahului dengan tahapan sosialisasi selama dua hari, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan uji coba pada Minggu (3/5/2020).

Dengan terlebih dahulu melaksanakan uji coba, diharapkan bisa melakukan langkah evaluasi dan perbaikan.

Nalikan mengatakan rencana penerapan protokol karantina tingkat desa/kelurahan ini untuk memutus rantai penularan Covid-19. Untuk menjaga yang sakit agar segera pulih dan menjaga yang sehat agar tidak tertular.

“Kita sedang di masa kurva puncak penyebaran Covid -19. Sehingga perlu kembali meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan penerapan protokol kesehatan,” ujar Nalikan.

Pemilihan 3 desa dan 1 kelurahan ini berdasarkan sejumlah parameter. Yakni minimal ada 3 warganya yang terkonfirmasi positif, ada kecenderungan kasus bertambah, serta ada kasus import dan transmisi lokal.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved