Berita Persik Kediri

Persik Kediri Setuju Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan, PSSI Diminta Bikin Payung Hukum

Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih memberikan masukan penting soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

TRIBUNMADURA/DIDIK MASHUDI
CEO Persik Abdul Hakim Bafagih dan pemain asing Ante Bakmaz di Mess Persik Kediri, Sabtu (8/2/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Presiden Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih memberikan masukan penting soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Ada empat masukan yang disampaikan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Sejumlah usulan kepada PT LIB itu menindaklanjuti surat nomor 182/LIB-COR/IV/2020 tentang Korespondensi Tindak Lanjut Status Kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020.

Usulan yang diajukan manajemen Persik Kediri di antaranya, setuju dengan penghentian Liga 1 2020.

Mantan TKW yang Tewas Bersimbah Darah di Desa Demung Situbondo Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Rahasia Wagub Emil Tetap Prima saat Puasa di Tengah Pandemi Corona, Minum 10 Gelas Air Putih Sehari

Download Lagu MP3 Aisyah Istri Rasulullah, Cover Arsy Hermansyah, Nissa Sabyan hingga Anisa Rahman

Pertimbangannya mengacu pada Keputusan Presiden (Keppres) No 12/2020 tentang Penetapan Bencana Non alam dan Surat Keputusan (SK) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) No. 13.A/2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Pandemi.

“Kami juga mempertimbangkan krisis ekonomi global yang terjadi di semua negara,” jelas Abdul Hakim Bafagih dalam suratnya yang dikirim ke operator liga, Jumat (1/5/2020).

Dengan kondisi tersebut, Abdul Hakim Bafagih meminta PSSI untuk membuat payung hukumnya.

Sebagai federasi sepak bola tanah air, PSSI wajib memberikan perlindungan hukum.

“Jangan sampai ada persoalan antara pemain dan pelatih dengan klub,” ungkapnya.

Kemudian, PT LIB sebagai operator liga bisa merealisasikan pembayaran subsidi kepada klub.

Ratusan Anak Muda Ngabuburit di Waduk Long Storage Mojokerto, Polisi Datang Malah Kocar-Kacir

BREAKING NEWS: Ratusan Karyawan Pabrik Rokok Mustika Tulungagung Ikut Rapid Test, 17 Reaktif Corona

Sakit Tenggorokan Seusai Salat Tarawih, Remaja Gresik Mendadak Kejang, Meninggal saat ke Puskemas

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved