Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Curhat Tenaga Kesehatan Pakai Baju Hazmat Tiap Kali Tangani Pasien Covid-19: Gobyos, Mandi Keringat

Tenaga kesehatan melindungi dirinya dengan Alat Pelindung Diri (APD) setiap kali menangani pasien virus corona atau Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/IMAM TAUFIQ
tenaga kesehatan saat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) - Curhat Tenaga Kesehatan Pakai Baju Hazmat Tiap Kali Tangani Pasien Covid-19: Gobyos, Mandi Keringat 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Kerja keras para tenaga kesehatan di Indonesia pada masa pandemi virus corona atau Covid-19 perlu mendapat apresiasi dari masyarakat.

Di saat masyarakat lain diam di rumah untuk menjaga kesehatan, para tenaga kesehatan justru berjuang di garda terdepan dalam penanganan pasien virus corona.

Para tenaga kesehatan bersedia menempatkan diri di garda terdepan penanganan pasien virus corona, dengan menyampingkan kepentingan pribadinya.

Apakah Jenazah Pasien Virus Corona Dapat Menularkan Covid-19? Cek Faktanya Berikut Ini

Kesehatan Balita Terinfeksi Virus Corona di Kota Malang Terus Membaik, Tinggal Tunggu Hasil Tes Swab

Besok, PKL Terdampak Covid-19 di Pamekasan Dapat Bantuan Paket Sembako dan Uang Tunai dari Pemkab

Mereka berjuang mengobati para pasien virus corona meski ancaman penularan Covid-19 selalu menghantui tenaga kesehatan setiap waktu.

Tenaga kesehatan melindungi dirinya dengan Alat Pelindung Diri (APD) setiap kali menangani pasien virus corona.

Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat yang digunakan tenaga kesehatan itu bukan pakaian nyaman saat digunakan.

Tidak jarang, baju hazmat membuat sejumlah tenaga kesehatan tidak nyaman saat memakainya.

Belum lagi ketika tubuh tenaga kesehatan penuh peluh atau keringat ketika baru beberapa jam memakai baju hazmat.

"Memang gobyos, seperti orang habis mandi," ujar Mochtar Fauzi (41), ketua tim perawat penanganan Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar.

Penipu di Jember Pakai Jenglot Tipu Korban Bermodus Penggandaan Uang, Rauk Uang Ratusan Juta

"Kalau saya ibaratkan, memakai satu jam, itu sama dengan kita habis berlari mengelilingi lapangan sepak bola sebanyak 10 kali pada siang bolong," sambung dia.

Halaman
123
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved