Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Evaluasi PSBB Surabaya Raya Belum Menunjukkan Hasil, Kematian Pasien Covid-19 Masih Tinggi

Evaluasi hari ketujuh pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Surabaya Raya masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tren angka kematian pasien Covid-19 masih menunjukkan angka yang tinggi.

Per Senin (4/5/2020) jumlah kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur ada sebanyak 3 orang. Yaitu 1 orang di Kabupaten Malang dan dua di Kabupaten Bojonegoro. 

"Angka kematian pasien Covid-19 di Jatim masih tinggi. Padahal upaya preventif sudah terus digalakkan. Tim kuratif juga tak henti menambah jumlah tenaga kesehatan, training juga dilakukan, upaya juga sudah dilakukan, tapi angka kematian seperti ini," kata Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Penangan Covid-19 Joni Wahyuhadi dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Senin (4/5/2020) malam. 

Joni Wahyuhadi, mengatakan evaluasi hari ketujuh pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Surabaya Raya masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. 

PSBB Gresik, Pemilik Warung Kopi Langgar Jam Malam Jalani Rapid Test Covid-19, Begini Hasilnya

Beredar Kabar Perawat RSUD Dr Soetomo Kabur Setelah Positif Covid-19, Begini Fakta dan Kronologinya

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI SCTV NET TV ANTV MNC TV Selasa 5 Mei 2020, Ada Film Collide dan Snitch

Tim Kuratif mendata, berdasarkan data kumulatif selama sepekan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB )  angka kematian akibat Covid-19 masih tinggi secara kumulatif. 

Misalnya dengan kondisi angka kematian dalam tiga hari terakhir, Surabaya masih menjadi yang tertinggi. Kemarin angka kematian di Kota Surabaya ada sebanyak 4 orang dan satu orang di Kabupaten Sidoarjo.

Dua hari lalu di Kota Surabaya yang meninggal ada sebanyak lima orang dan satu orang di Kabupaten Gresik. 

"Secara kumulatif yang paling besar tentu Surabaya, yang meninggal tentu dengan penyakit penyerta. Sampai saat ini yang meninggal trennya bukan penurunan padahal sudah sepekan pelaksanaan PSBB. Jadi intinya tren mortailitas kita belum menunjukkan angka yang menggembirakan," tegas Joni Wahyuhadi

Padahal satu kriteria dalam kesuksesan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) adalah angka kematian pasien Covid-19.

Penilaian angka kematian itu menjadi kriteria selain pertambahan kasus, adanya transmisi lokal, dan kajian epidemiologis. 

Tim Gugus Tugas Jatim Apresiasi Pasar Pujon Jalankan Protokol Covid-19, 3 Orang Reaktif Rapid Test

Jika Semua Pasien Positif Covid-19 Sembuh, Bisakah Status Zona Merah Sumenep Kembali ke Zona Hijau?

Sambut Mudik Lebaran, Bupati Sumenep Izinkan Kapal Berlayar dan Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

 

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved