Breaking News:

Virus Corona di Malang

Penularan Covid-19 di Pujon Malang Diduga Bermula dari Meninggalnya Pedagang Sayur Pasar Keputran

Awal penularan virus corona di Kecamatan Pujon bermula dari meninggalnya pedagang sayuran di Pasar Keputran, Kota Surabaya.

www.metroparent.com
ilustrasi - Penularan Covid-19 di Pujon Malang Diduga Bermula dari Meninggalnya Pedagang Sayur Pasar Keputran 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Hasil tracing penularan Covid-19 atau virus corona di Kecamatan Pujon diungkap Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo menduga, awal penularan virus corona di Kecamatan Pujon bermula dari meninggalnya seorang pria beberapa waktu lalu.

drg Arbani Mukti Wibowo menyebut, pria tersebut diketahui bekerja sebagai pedagang sayuran yang biasa berjualan di Pasar Keputran, Kota Surabaya.

PSBB Gresik, Harga Sejumlah Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Turun, Harga Daging Ayam Jadi Rp 18 Ribu

BREAKING NEWS - PDP RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Dunia Tak Sampai Sehari Dirawat

PDP di Pamekasan yang Meninggal Dunia Punya Keluhan Batuk dan Sesak Napas, Ini Hasil Rapid Test-nya

"Di Pujon itu yang bersangkutan meninggal positif Covid-19," beber Arbani ketika dikonfirmasi, Senin (4/5/2020).

Arbani menambahkan, setelah mengetahui temuan tersebut, pihaknya melakukan tracing kepada 56 orang di Kecamatan Pujon

Tracing dilakukan terhadap orang-orang yang disinyalir pernah berinteraksi dengan mendiang pria tersebut.

"Mayoritas orang OTG (orang tanpa gejala)  yang punya riwayat kontak (dengan pasien meninggal)," kata dia.

"Kemudian tiga orang diantaranya hasil rapid test-nya reaktif," tambahnya.

Cerita Anggota DPRD Bangkalan Penghuni Gedung Karantina Covid-19: Saya Harus Selamatkan Anak Istri

Orang yang mendapati hasil reaktif sekarang dianjurkan melakukan karantina mandiri sembari menunggu jadwal swab test.

"Kami informasikan bukan satu desa dikarantina. Yang di media sosial itu tak benar," ujar Arbani. 

Di sisi lain, saat sebelum pria pedagang sayur itu meninggal, ada dua orang yang dicurigai telah melakukan kontak dengan mendiang.

Dua orang tersebut belum melakukan rapid test namun kini tengah diupayakan dilaksanakan tes.

"Ada dua orang yang kita curigai dan belum melakukan rapid test," ungkapnya.

"Tapi kami sudah mengupayakan rapid test di Pujon, antara 10 sampai 15 orang," ungkap Arbani. (ew)

Pedagang Empon-Empon di Positif Virus Corona, Operasional Pasar Krian Sidoarjo Masih Berjalan Normal

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved