Breaking News:

Berita Gresik

PSBB Gresik, Harga Sejumlah Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Turun, Harga Daging Ayam Jadi Rp 18 Ribu

Harga telur ayam di Kabupaten Gresik kini turun menjadi Rp 18 ribu perkilogram dari harga awal Rp 21 ribu.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Pedagang daging ayam potong di Pasar Baru Gresik, Selasa (5/5/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Gresik terpantau turun.

Penurunan harga kebutuhan pokok terjadi seiring dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Gresik, Agus Budiono menyebut, dari 24 harga bahan kebutuhan pokok yang tersebar di tujuh pasar, mayoritas harganya turun.

Balita di Kota Blitar Berstatus PDP Virus Corona, Punya Riwayat Perjalanan dari Kabupaten Gresik

Satu Keluarga asal Gresik Positif Terpapar Virus Corona, Diduga Tertular dari Klaster Surabaya

BREAKING NEWS - PDP RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Dunia Tak Sampai Sehari Dirawat

Ada 11 item harga bahan pokok yang turun, seperti harga ayam potong dari Rp 30 ribu kini hanya Rp 29 ribu.

Kemudian harga telur ayam dari Rp 21 ribu per kilogram saat ini hanya Rp 18 ribu.

Harga gula pasir juga turun dari Rp 17 ribu menjadi Rp 16 ribu.

"Alhamdulillah harga stabil dan semakin murah. Akibat PSBB berkurang pembelinya untuk datang ke pasar," ujarnya, Selasa (5/5/2020).

Sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan hanyalah cabai rawit dan kedelai lokal saja.

Harga cabai rawit dari Rp 19 ribu, kini naik menjadi Rp 20 ribu rupiah saja.

Cegah Balap Liar selama Ramadhan, Satlantas Polres Sumenep Tingkatkan Patroli Jelang Buka Puasa

Pedagang pasar, Siti Maisaroh mengaku, hanya bisa memainkan ponsel miliknya di lapak.

Padahal sudah sejak pagi dia menjajakan dagangan ayam potong di lapaknya.

Wanita berusia 36 tahun ini menyebut, banyak warga mengira pasar tutup karena PSBB.

"Sepi sekarang, jarang ada pembeli, harga ayam sekarang turun," pungkasnya.

Dia berharap, pemberlakuan PSBB tidak diperpanjang, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal tetapi tetap menggunakan masker.

"Mudah-mudahan sebelum lebaran corona sudah hilang," imbuhnya. (wil)

PDP di Pamekasan yang Meninggal Dunia Punya Keluhan Batuk dan Sesak Napas, Ini Hasil Rapid Test-nya

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved