Virus Corona di Jawa Timur

Rakor Virtual Bersama 38 Bupati dan Wali Kota, Gubernur Jatim akan Bahas Skema Pencairan Bansos

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan menggelar rapat koordinasi secara virtual dengan 38 bupati/wali kota se-Jawa Timur.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Dardak berkoordinasi sebelum melakukan konferensi pers, Selasa (14/4/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan menggelar rapat koordinasi secara virtual bersama 38 bupati/wali kota se-Jawa Timur, Selasa (5/5/2020).

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengungkapkan rakor virtual tersebut akan membahas seputar bantuan sosial (Bansos) baik yang dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

"Adapun perkembangan pendaftaran Bansos Tunai ke Pusdatin Kemensos juga akan turut dibahas dengan bupati walikota (dalam Rakor)," ucap Emil Dardak, Senin (4/5/2020) malam.

BREAKING NEWS - Didi Kempot Meninggal Dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo Jawa Tengah

Evaluasi PSBB Surabaya Raya Belum Menunjukkan Hasil, Kematian Pasien Covid-19 Masih Tinggi

PSBB Gresik, Pemilik Warung Kopi Langgar Jam Malam Jalani Rapid Test Covid-19, Begini Hasilnya

Penyetoran data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Tunai dari pemerintah kabupaten/kota ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial sendiri sudah ditutup pada Senin (4/5/2020) pukul 24.00 WIB.

Nantinya Bansos Tunai dari Kementerian Sosial tersebut akan disalurkan kepada KPM yang terdampak Covid-19 yang telah diusulkan Pemkab/Pemkot dengan nominal bantuan sebesar Rp 600 ribu perbulan selama tiga bulan.

Lebih lanjut, Emil melanjutkan saat ini sudah ada 19 ribu lebih masyarakat yang telah mendaftarkan dirinya ke Radar Bansos Jatim.

Mantan Bupati Trenggalek ini mengungkapkan sebagian besar pendaftar adalah orang yang  KTP Jawa Timur dan domisili Jawa Timur.

Beredar Kabar Perawat RSUD Dr Soetomo Kabur Setelah Positif Covid-19, Begini Fakta dan Kronologinya

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI SCTV NET TV ANTV MNC TV Selasa 5 Mei 2020, Ada Film Collide dan Snitch

Tim Gugus Tugas Jatim Apresiasi Pasar Pujon Jalankan Protokol Covid-19, 3 Orang Reaktif Rapid Test

"Padahal niat utamanya adalah untuk memantau KTP yang luar Jawa Timur atau yang perantau," kata Emil Dardak.

Namun begitu, data yang ada di Radar Bansos Jatim tersebut tetap akan dibahas dalam rapat koordinasi virtual tersebut dan akan disampaikan ke bupati/wali kota sesuai dengan domisili atau KTP yang bersangkutan.

"Data ini akan kita sinkronkan karena prinsipnya Pemprov Jatim akan memberikan dukungan anggaran kepada kabupaten kota untuk melaksanakan program jaring pengaman sosial," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved