Breaking News:

Virus Corona di Malang

Bupati Sanusi Buka Peluang Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Malang Ditunda: Saya Harus Berhati-Hati

Ada opsi penundaan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang Sanusi - Bupati Sanusi Buka Peluang Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Malang Ditunda: Saya Harus Berhati-Hati 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengungkapkan, ada opsi penundaan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang.

Muhammad Sanusi mengatakan, opsi penundaan pelaksanaan PSBB di Kabupaten Malang karena adanya data 38 orang terkonfirmasi positif virus corona dan sudah ada 6 orang meninggal dunia karena Covid-19.

"Kalau nanti perkembangannya tidak melonjak mungkin PSBB-nya bisa ditunda," ujar Muhammad Sanusi saat ditemui di Pendapa Peringgitan Pemkab Malang, Rabu (6/5/2020).

Kesehatan Balita Terinfeksi Virus Corona di Kota Malang Terus Membaik, Tinggal Tunggu Hasil Tes Swab

Peduli Sesama, Murid TK di Sampang Bagikan Uang Hasil Celengan untuk Tanggulangi Dampak Virus Corona

Penularan Covid-19 di Pujon Malang Diduga Bermula dari Meninggalnya Pedagang Sayur Pasar Keputran

Pernyataan Muhammad Sanusi terkait opsi penundaan pelaksanaan PSBB ini berbeda dengan PSBB Malang Raya pada 28 April 2020 lalu.

Kala itu, tiga kepala daerah di Bakorwil III Malang sepakat mengajukan pelaksanaan PSBB di Malang Raya.

Muhammad Sanusi mengaku, memikirkan dampak sosial ekonomi bila PSBB diterapkan di Kabupaten Malang.

Menurutnya, ia harus berhati-hati dalam memutuskan pengajuan PSBB. 

Pria asal Gondanglegi itu menegaskan, wacana peniadaan PSBB ini masih bersifat fleksibel.

15 Tenaga Medis di Kota Batu Berstatus PDP, Diduga Tertular Covid-19 dari Pasien Kasus Kedua

Artinya, kata dia, masih bisa berubah tergantung kondisi pandemi yang terjadi.

"PSBB ini saya harus berhati-hati (memutuskan)," ungkap dia.

"Kota Malang dan Kota Batu sedikit penduduknya, sedangkan kami ada 3 juta wilayah saya juga terluas," ucapnya.

"Nanti dampak sosial ekonominya bagaimana," tutur Sanusi. (ew)

Warga Satu Gang di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri, Gara-Gara Ada Orang yang Hasil Rapid Test Reaktif

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved