Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

10 Hari Penerapan PSBB Surabaya Raya, Khofifah Ajak Masyarakat Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

Penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidorjo telah berjalan selama 10 hari.

istimewa
NASI BUNGKUS - Gubernur Khofifah Indar Parawansa di dapur umum Kodim 0817 Gresik, menyiapkan nasi bungkus untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Kamis (7/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sidorjo telah berjalan selama 10 hari.

Tapi, penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) belum bisa menekan angka kasus virus corona baru atau Covid-19 di Surabaya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk tetap disiplin dan menjaga hidup sehat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Ajakan itu disampaikan ketika meninjau dapur umum Covid-19 di Kodim 0817 Gresik, Kamis (7/5/2020).

Menurut Khofifah Indar Parawansa, diperlukan sinergi dalam melawan Covid-19 lantaran penyebaran virus corona masih masif.

Update Corona di Jatim: Tambah 45 Kasus Positif, 5 Pasien Sembuh, Sidoarjo Jadi Penyumbang Terbanyak

Pengusulan Penerima Bansos Tunai Kemensos Ditutup, Jawa Timur Telah Penuhi 95 Persen Kuota

Usulan Bansos Tunai Kemensos Ditutup, Emil Dardak Minta Kabupaten/Kota Urus Bantuan Pemprov Jatim

"Walaupun sudah PSBB dan di hari kesepuluh ini. Seharusnya, melihat penurunan yang signifikan dari penurunan penyebaran, dari penurunan kematian. Namun, perlu sinergitas lagi, sehingga menang melawan Covid-19," kata Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah Indar Parawansa menilai, pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo ada indikasi melandai penyebaran Covid-19.

Tapi masyarakat diharapkan tetap disiplin menerapkan pola hidup sehat, memakai masker, dan menjaga jakarak ( physical distancing ).

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI GTV ANTV Net TV Jumat 8 Mei 2020, Ada Film Triple 9 dan Man of Tai Chi

Satu Pasien Virus Corona di Gresik Meninggal, Jumlah Kasus Covid-19 Driyorejo Bertambah Jadi 6 Orang

Hasil Rapid Test Corona Tak Akurat, Gugus Tugas Jatim: Validitasnya 62,9 Persen

"Yang di rumah selama 14 hari, seolah-olah sudah selesai. Padahal, penyebaran virus corona semakin masif. Maka, harus ada kedisiplinan secara konsisten, sampai penyebaran virus berhenti total," imbuhnya.

Khofifah Indar Parawansa mencontohkan kasus di Wuhan China yang sudah berkurang penyebaran Covid-19.

"Tapi, masyarakat keluar rumah masih pakai masker dan tetap menjaga physical distancing," katanya. 

Penulis: Soegiyono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved