Berita Pamekasan

Pemkab Pamekasan Sebar 1.089 Tempat Cuci Tangan dan Tandon Air ke Sejumlah Masjid & Pondok Pesantren

Ribuan tempat cuci tangan dan tandon air akan dibagikan ke sejumlah masjid dan pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tim Satgas Penaggulangan Bencana Nonalam dan Pencegahan Covid-19 Pamekasan saat menyerahkan bantuan tandon air ke sejumlah masjid dan ponpes di Pamekasan, Jumat (8/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan membagikan ribuan tempat cuci tangan dan tandon air ke sejumlah masjid dan pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan.

Ada dekitar 1.089 paket tandon air yang akan didistribusikan oleh Pemkab Pamekasan melalui BPBD Pamekasan selama beberapa pekan ke depan.

Pendistribusian tandon air itu sudah mulai dilakukan sejak Sabtu (2/5/2020) lalu.

Tempat Air Wudhu Masjid di Pakong Pamekasan Direnovasi, Polisi Beri Bantuan Keramik dan Semen

Hasil Swab Test Belum Keluar, Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Gresik Meninggal Dunia

Dikenal Licin, DPO Kasus Penggelapan Uang Perusahaan di Surabaya Dibekuk Polisi saat Naik Motor

Sekitar 100 paket tandon air ke sejumlah masjid dan pondok pesantren didistribusikan setiap harinya.

Tandon air tersebut sudah dilengkapi dengan kerangka, wastafel, sabun cuci tangan, tisu, dan alat saluran air dari sumber air.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penaggulangan Bencana Nonalam dan Pencegahan Covid-19 Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan, pendistribusian tandon air tersebut akan dilakukan secara terus menerus.

Pendistribusian tahap pertama, kata dia sudah didistribusikan sebanyak 100 tandon.

Berikutnya akan dilakukan secara berkelanjutan sampai semua masjid dan pondok pesantren di Pamekasan yang terdata di pihaknya mendapatkan bantuan tersebut.

Perbedaan Malam Nuzulul Quran dan Malam Lailatul Qadar Bulan Ramadhan, Mana yang Lebih Istimewa?

Akmalul Firdaus menjelaskan, penanggulangan penyebaran Covid-19 dengan formulasi penyediaan tempat cuci tangan semacam itu, telah menjadi komitmen Pemkab Pamekasan sejal awal.

Komitmen ini, kata dia sesuai dengan komitmen dan perintah langsung dari Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bahwa seluruh tempat umum seperti masjid dan pondok pesantren akan menjadi objek pokok penanggulangan.

“Intensitas penanggulangan di Pamekasan ini harus ditingkatkan lagi," kata Akmalul Firdaus kepada TribunMadura.com, Jumat (8/5/2020).

"Di antaranya upaya yang harus dilakukan adalah dengan cara meningkatkan pencegahannya hingga masuk lebih masif lagi hingga ke wilayah desa," kata dia.

"Karena di desa itu banyak yang menjadi tempat lokasi pondok pesantren," ujarnya.

Anggota DPRD Kota Madiun Terjaring Razia Balap Liar Jelang Sahur, Hanya Dihukum Wajib Lapor

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved