Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Usulan Bansos Tunai Kemensos Ditutup, Emil Dardak Minta Kabupaten/Kota Urus Bantuan Pemprov Jatim

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, meminta bupati/wali kota untuk fokus mematangkan usulan data bantuan dari provinsi.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak saat Ditemui di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - 38 pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur telah mengumpulkan data calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Tunai Kemensos, Rabu (6/5/2020) kemarin.

Sembari menunggu pencairan dana Bansos Tunai tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, meminta bupati/wali kota untuk fokus mematangkan usulan data bantuan dari provinsi.

Satu Pasien Virus Corona di Gresik Meninggal, Jumlah Kasus Covid-19 Driyorejo Bertambah Jadi 6 Orang

Jadwal Acara TV Trans TV RCTI GTV ANTV Net TV Jumat 8 Mei 2020, Ada Film Triple 9 dan Man of Tai Chi

Kebakaran Melalap Satu Rumah Warga Kauman Tulungagung, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp 300 Juta

"Kita mengajak kabupaten/kota untuk fokus dalam penyusunan nama-nama yang akan diusulkan kepada pemerintah provinsi untuk bantuan yang bersumber dari dana provinsi," kata Emil Dardak, Kamis (7/5/2020).

Pemprov Jatim sendiri sudah memperoleh data-data calon penerima Bansos dari proses komunikasi dalam beberapa minggu terakhir dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat, dan juga termasuk melalui Radar Bansos.

"Data yang sudah masuk akan disampaikan ke kabupaten/kota masing-masing dan akan dipilah oleh kabupaten/kota, karena dananya diserahkan ke kabupaten/kota," lanjut mantan bupati Trenggalek ini.

Nama-nama tersebut nantinya akan diverifikasi oleh masing-masing kabupaten/kota untuk meminimalisasi adanya tumpang tindih penerimaan Bansos kepada satu keluarga penerima manfaat, sehingga Bansos bisa merata ke semua masyarakat terdampak virus corona atau Covid-19.

Sedangkan yang saat ini sudah mulai bisa dinikmati para warga terdampak Covid-19 di Jawa Timur adalah dana pelapisan pada 333.022 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berbasis kelurahan.

Harga Gabah dan Beras di Tingkat Penggilingan Turun, Wagub Emil: Tren Berulang Setiap Tahun

Hasil Rapid Test Corona Tak Akurat, Gugus Tugas Jatim: Validitasnya 62,9 Persen

Jurnalis di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Pendapat Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath

Dana tersebut sudah ditransfer ke masing-masing rekening KPM yang berbasis kelurahan melalui pengisian rekening BPNT masing-masing Keluarga Penerima Manfaat di bank penyalur, yakni Bank Himpunan Milik Negara (Himbara).

Dengan intervensi ini, maka setiap KPM berbasis kelurahan, tidak hanya mendapatkan bantuan Rp 200 ribu berupa sembako dari pemerintah pusat, melainkan juga ditambah top up sebesar Rp 100 ribu dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved