Ramadan 2020

Jadwal Salat Magrib dan Buka Puasa 9 Mei 2020 Wilayah Madura, Lengkap Beserta Syarat Wajib Puasa

Jadwal salat magrib dan buka puasa wilayah Madura 9 Mei 2020 Wilayah pulau Madura Jawa Timur adalah Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep

theAsianParents
ilustrasi makan kurma untuk buka puasa 

Syarat yang kedua yaitu sudah baligh, dengan ketentuan ia pernah keluar mani dari kemaluannya baik dalam keadaan tidur atau terjaga, dan khusus bagi perempuan sudah keluar haid.

Dan syarat keluar mani dan haid pada batas usia minimal 9 tahun.

Bagi yang belum keluar mani dan haid, maka batas minimal ia dikatakan baligh pada usia 15 tahun dari usia kelahirannya.

Dengan syarat ketentuan baligh ini, menegaskan bahwa ibadah puasa Ramadan tidak diwajibkan bagi seorang anak yang belum memenuhi ciri-ciri kebalighan yang telah disebutkan di atas.

3. Berakal sehat

Syarat yang ketiga bagi seorang muslim dan baligh itu terkena kewjiban menjalankan ibadah puasa, apabila ia memiliki akal yang sempurna atau tidak gila, baik gila karena cacat mental atau gila disebabkan mabuk.

Seseorang yang dalam keadaan tidak sadar karena mabuk atau cacat mental, maka tidak terkena hukum kewajiban menjalankan ibadah puasa, terkecuali orang yang mabuk dengan sengaja, maka ia diwajibkan menjalankan ibadah puasa dikemudian hari (mengganti di hari selain bulan Ramadan).

4. Sehat, tidak dalam keadaan sakit 

Syarat keempat adalah sehat dan kuat menjalankan ibadah puasa.

Selain islam, baligh, dan berakal, seseorang harus mampu dan kuat untuk menjalankan ibadah puasa.

Dan apabila tidak mampu maka diwajibkan mengganti di bulan berikutnya atau membayar fidyah.

5. Mengetahui awal bulan Ramadan

Puasa Ramadan diwajibkan bagi muslim yang memenuhi persyaratan yang telah diuraikan di atas, apabila ada salah satu orang terpercaya (adil) yang mengetahui awal bulan Ramadan dengan cara melihat hilal secara langsung dengan mata biasa tanpa peralatan alat-alat bantu.

Dan persaksian orang tersebut dapat dipercaya dengan terlebih dahulu diambil sumpah, maka muslim yang ada dalam satu wilayah dengannya berkewajiban menjalankan ibadah puasa.

Dan apabila hilal tidak dapat dilihat karena tebalnya awan, maka untuk menentukan awal bulan Ramadan dengan menyempurnakan hitungan tanggal bulan Syaban menjadi 30 hari.

Sebagaimana hadits Nabi Muhammad s.a.w, yang diriwayatkan oleh Imam Buchori, r.a:

Berpuasa dan berbukalah karena melihat hilal, dan apabila hilal tertutup awan maka sempurnakanlah hitungannya bulan menjadi 30 hari. (H.R. Imam Buchori)

Rukun Puasa Ramadan:

1. Membaca Niat Puasa Ramadan

Niat Puasa Ramadan merupakan pekerjaan ibadah yang diucapkan dalam hati dengan persyaratan dilakukan pada malam hari hingga sebelum fajar dan wajib menjelaskan kefarduannya di dalam niat tersebut, contoh; saya berniat untuk melakukan puasa fardlu bulan Ramadan, atau lengkapnya dalam bahasa Arab, sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

2. Menahan Diri

Rukun kedua adalah menahan diri segala sesuatu yang membatalkan puasa.

Untuk detailnya apa-apa yang membatalkan puasa akan dijelaskan pada pasal sesuatu yang membatalkan puasa.

"…maka sekarang campurilah, dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untukmu, serta makan dan minumlah sampai waktu fajar tiba dengan dapat membedakan antara benang putih dan hitam. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai waktu malam tiba..." (QS. al-Baqarah, 2: 187)

Setidaknya ada 7 hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu:

Makan dan minum secara berkesinambungan dengan segaja

Berhubungan seksual

Keluar air mani dengan sengaja karena bersentuhan

Perempuan yang mengalami haid atau nifas

Muntah karena disengaja

Gila atau hilang akal

Keluar dari Islam.

Tidurnya orang puasa itu ibadah

Bulan Ramadan dan ibadah puasa banyak sekali memiliki keutamaan, bahkan tidurnya orang yang sedang puasa juga dihitung sebagai amal ibadah. 

Agar semakin semangat menjalankan ibadah puasa Ramadan, Surya.co.id (TribunMadura.com grup) mencoba merangkum keutamaan menjalankan ibadah puasa wajib ini.

Salah satunya digambarkan dalam Kitab Musnad Al Firdaus, Hadits Riwayat (HR) Imam Ad-Dailami ;

صُمْتُ الصِّائِمِ تَسْبِيْحٌ وَنَوْمُهُ عِبَادَةٌوَدُعَاءُهُ مُسْتَجَابٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ

"Diamnya orang berpuasa seperti membaca tasbih, tidurnya adalah ibadah, doanya dikabulkan, dan amal ibadahnya dilipatgandakan" (Sumber Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama - LTN NU PWNU Jawa Timur). (Pipit Maulidiya)

Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved