Breaking News:

PSBB di Malang Raya

Kota Batu akan Terapkan PSBB Bersama Kota Malang dan Kabupaten Malang, Dewanti: Hanya di 3 Kecamatan

Kota Batu akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) bersama dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang,

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/BENNI INDO
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat berada di gedung DPRD Kota Batu, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, KOTA BATU - Kota Batu akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) bersama dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang,

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Sabtu (9/5/2020).

"Kami pasti memilih yang pertama untuk keselamatan warga. Salah satu cara yang paling baik yakni menerapkan PSBB," kata Dewanti Rumpoko

Dewanti Rumpoko melanjutkan, dari hasil pemaparan, Kota Batu dan Kota Malang sebetulnya belum termasuk wilayah yang perlu menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ).

Namun, apabila menyangkut Malang Raya, pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) harus diterapkan.

"Ketika disebut Malang Raya, ini nilai atau angkanya sudah maksimal. Tidak boleh main-main. Mau tak mau kami harus melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat. Kuncinya adalah penyelamatan masyarakat," ujar Dewanti Rumpoko.

Wali Kota Sutiaji Sebut PDP Covid-19 Naik, 3 Kepala Daerah Malang Raya Diminta Lengkapi Berkas PSBB

Bupati Malang Sanusi Usulkan PSBB di Kecamatan Berstatus Zona Merah Covid-19 & Siapkan Rp 312 Miliar

Sepakat PSBB Malang Raya, Gubernur Khofifah akan Kirim Pengajuan ke Kemenkes Besok Pagi

Dewanti Rumpoko menjelaskan, penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) bukan berarti melakukan pembatasan di sektor ekonomi.

Penjual bahan makan dan kebutuhan pokok tetap bisa menggelar dagangannya.

Kendati begitu, masyarakat harus disiplin mengikuti protokol kesehatan, di antaranya seperti menggunakan masker, sarung tangan, dan jaga jarak.

"Pembatasan ini ada jangka waktunya, mungkin 2 minggu. Yang paling penting dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ), yakni dampaknya untuk kebaikan dikemudian hari. Itu tak jadi masalah," ucapnya.

"Pemahaman ini yang harus kita sosialisasikan ke masyarakat agar tidak berpikir bahwa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) tidak boleh melakukan apapun. Selain itu, kami akan sosialisasi ke masyarakat soal aturan PSBB," tambahnya.

Dewanti Rumpoko menyebut, penerapan PSBB nantinya bakal dilakukan di seluruh Kecamatan di Kota Batu. Sementara, Kota Batu memiliki 3 Kecamatan yakni Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo, dan Kecamatan Bumiaji.

"Penjagaan nantinya ada di perbatasan dari Kabupaten Malang. Kalau di Malang Raya kita bebas, namun terbatas. Ada aturan-aturan yang harus ditaati masyarakat salah satunya jumlah penumpang kendaraan," pungkasnya.

BREAKING NEWS: Rencana PSBB Malang Raya akan Ditentukan Siang ini di Gedung Negara Grahadi Surabaya

Rapat Koordinasi Bahas Rencana PSBB Malang Raya di Grahadi, Ada Sutiaji, Sanusi dan Wali Kota Batu

Bahas PSBB Malang Raya, Khofifah Panggil 3 Kepala Daerah, Sutiaji: Kami Putus Mata Rantai Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved