PSBB di Malang Raya

Sutiaji Targetkan PSBB Malang Raya 1 Periode: Belajar dari Surabaya Raya, Masyarakat Harus Disiplin

Pemerintah Kota Malang menargetkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Malang Raya cukup dilakukan satu periode.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, belajar dari penerapan penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Surabaya raya, pihaknya akan lebih mendetailkan teknis dan aspek-aspek penerapan PSBB. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Malang atau Pemkot Malang menargetkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Malang Raya ( Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu ) cukup dilakukan satu periode.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, belajar dari penerapan penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Surabaya raya, pihaknya akan lebih mendetailkan teknis dan aspek-aspek penerapan PSBB.

"Kami harapkan cukup di 14 hari bisa turun. Kita bisa belajar dari kota sebelah," kata Sutiaji saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Sabtu (9/5/2020).

Salah satu yang akan disiplinkan pada pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kota Malang adalah penerapan physical distancing.

Kota Batu akan Terapkan PSBB Bersama Kota Malang dan Kabupaten Malang, Dewanti: Hanya di 3 Kecamatan

Wali Kota Sutiaji Sebut PDP Covid-19 Naik, 3 Kepala Daerah Malang Raya Diminta Lengkapi Berkas PSBB

"Di negara luar tidak pakai lockdown berhasil karena tingkat kedisiplinannya tinggi. Jadi goalnya sebetulnya disiplin. Lah masyarakat kita diajak disiplin harus ada punishment (hukuman.red) yang membuat efek jera dari masyarakat kita," lanjutnya.

Selain itu, menurut Sutiaji penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) mempunyai dampak yang luar biasa kepada sektor sosial dan ekonomi.

"Dampaknya luar biasa ketika ini berlarut jadi kami mohon ini cukup sekali," lanjutnya.

Pada dasarnya, Pemkot Malang sendiri, lanjut Sutiaji telah siap menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) karena sudah kedua kalinya mengajukan berkasnya ke Pemprov Jatim.

Sepakat PSBB Malang Raya, Gubernur Khofifah akan Kirim Pengajuan ke Kemenkes Besok Pagi

Rapat Koordinasi Bahas Rencana PSBB Malang Raya di Grahadi, Ada Sutiaji, Sanusi dan Wali Kota Batu

BREAKING NEWS: Rencana PSBB Malang Raya akan Ditentukan Siang ini di Gedung Negara Grahadi Surabaya

"Sebetulnya kami sudah PSBB tinggal legalitas saja. Dari segi analisa pandemiknya dari segi analisa sosialnya. Jadi saya ajukan karna tiga dasar, pertama peningkatan kasus signifikan, penyebaran dan transmisi lokal sudah memnuhi semua sehingga kami ajukan PSBB," ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan Kota Malang akan melakukan PSBB penuh di lima kecamatan karena walaupun wilayahnya kecil tapi penduduknya padat.

"Kalau kabupaten itu kan sudah terbentuk psychal distancing karena jarak antar rumahnya jauh. Kota malang itu kotanya kecil tapi penduduknya padat," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved