Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Kerumunan Anak Muda di Kafe dan Warung Kopi Dihentikan Paksa, Langgar Aturan Penerapan Jam Malam

Aktivitas kerumunan orang di dalam kafe dan warung kopi di Kota Mojokerto dihentikan paksa.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Kesehatan, Christiana Indah Wahyu saat kegiatan sidak di kafe dan warung kopi, Sabtu (9/5/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Aktivitas kerumunan orang di dalam kafe dan warung kopi kawasan Jalan Suromulang, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dihentikan paksa, Sabtu (9/5/2020) malam.

Kerumunan orang di dalam kafe dan warung kopi itu dihentikan paksa oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama petugas gabungan dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Kerumunan orang didominasi oleh anak muda tersebut dibubarkan lantaran membandel tetap nongkrong di kafe dan warung kopi di kawasan yang notabene termasuk zona merah Covid-19 di Kota Mojokerto.

Mayat Berompi Juru Parkir Mengambang di Sungai Kalimas Surabaya, Polisi Ungkap Identitas Korban

Pegawai Lanjut Usia Pengadilan Negeri Surabaya Dirumahkan, Tetap Dapat Gaji pada Masa Pandemi

Download Drama Korea The World of the Married Sub Indo Episode 1 -14, Ji Sun Woo Alami Depresi

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan, pihaknya bersama petugas gabungan Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan sidak di sejumlah tempat keramaian untuk memastikan masyarakat telah patuh penerapan jam malam.

"Khusus pada hari ini yang bertepatan pada malam Nuzulul Quran Ramadan, kita datangi pusat keramaian," ucap Ika Puspitasari di lokasi.

"Di mana mereka masih belum disiplin menerapkan social distancing physical distancing," sambung dia.

Dari hasil sidak di lapangan, kata Ika Puspitasari, ternyata masih banyak ditemukan kerumunan orang yang nongkrong dikcafe dan warung kopi di kawasan Kelurahan Surodinawan.

Padahal, sesuai anjuran  social distancing physical distancing, tidak diperbolehkan aktivitas yang memicu kerumunan selama Pandemi seperti ini.

Akhir Tragis Cekcok Rumah Tangga di Malang, Suami Meninggal Dunia, Istri Kritis di Rumah Sakit

Arena Balap Liar di Kediri Dikepung Polisi, Belasan Sepeda Motor Pelaku Disita Jadi Barang Bukti

Menurut dia, seharusnya pemilik usaha dianjurkan melayani pembeli dengan cara Take Away atau dibungkus dibawa pulang.

"Justru di sini banyak warung kopi yang para pelanggannya duduk berdekatan tidak menghiraukan anjuran social distancing," kata dia.

"Apalagi sebagian dari mereka juga tidak mengenakan masker," ungkapnya

Ia mengatakan, Tim Gugus Tugas Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto akan melakukan rapid test terhadap pengunjung kafe dan warung kopi di lokasi tersebut.

"Kita akan lakukan rapid test terhadap yang bersangkutan secara langsung di lokasi," ucap dia.

"Itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus dari Orang Tanpa Gejala (OTG) karena orang sehat juga berisiko membawa virus," tandasnya.

Ratusan Warga Terjaring Razia Jam Malam PSBB Sidoarjo, Ketahuan Nongkrong di Warkop hingga Jalanan

Hotel di Kediri ini Nekat Terima Tamu Pasangan Bukan Suami Istri saat Ramadan, Didatangi Satpol PP

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved