Virus Corona di Surabaya

Wali Kota Risma Bertemu IDI Surabaya & Persi Jatim, Bahas Tentang Rumah Sakit Karantina Khusus

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengadakan audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya dan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jatim

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Pertemuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama dengan IDI Surabaya dan Persi Jatim di Balai Kota Surabaya, Senin (11/5/20202). 

Brahmana Askandar menyebut, dalam usulannya itu pihaknya memang belum menyebut dicmana lokasi yang strategis.

Namun, dia sedikit memberikan gambaran rumah sakit karantina itu sebenarnya tidak perlu fasilitas mewah maupun dilengkapi alat canggih.

Bupati Bangkalan RK Abd Latif Amin Imron Gelontorkan Rp 5,6 Miliar untuk Guru Madrasah & Guru Ngaji

Sejumlah Perusahaan, Badan Usaha dan OPD di Pamekasan Belum Taat Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Perusahaan Wajib Bayarkan THR Karyawan Menjelang Lebaran, Disnakertrans Jatim Buka Posko Pengaduan

Bahkan, dengan tenda di ruang terbuka maupun ruangan kosong pun dapat dimodifikasi.

Dia memasrahkan sepenuhnya kepada Pemkot Surabaya di lokasi mana yang kira-kira pas untuk difungsikan menjadi rumah sakit karantina itu.

"Karena yang ditangani adalah pasien Covid-19 dengan gejala ringan, kita nyebutnya rumah sakit karantina atau apalah nanti sebutannya," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jatim Dodo Anondo menambahkan, untuk rumah sakit rujukan yang menangani Covid-19 dikonsentrasikan pada 15 persen kasus yang tergolong berat dan 5 persen yang kritis.

"Supaya betul-betul bisa ditangani dan angka kesembuhannya lebih bagus lagi," ungkap Dodo Anondo.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved