PSBB Malang Raya

Sanusi Usulkan Penerapan PSBB di Kabupaten Malang Parsial, Hanya 14 Kecamatan yang Masuk Zona Merah

Rapat pembahasan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya oleh Pemkab Malang menghasilkan beberapa regulasi dan pembentukan Satgas PSBB.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi menggelar rapat bersama Forkopimda Kabupaten Malang di Pendapa Peringgitan Agung, Selasa (12/11/2020) dini hari. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Rapat pembahasan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya oleh Pemkab Malang menghasilkan beberapa regulasi dan pembentukan Satgas PSBB.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerangkan, satgas akan bertugas mencegah penularan Covid-19 dari luar daerah Kabupaten Malang.

"Kami membentuk Satgas PSBB. Intinya satgas bertugas mengentikan penularan Covid-19 dari luar Kabupaten Malang. Kami melarang orang mudik atau orang luar daerah masuk ke Kabupaten Malang tanpa alasan yang jelas," ujar Muhammad Sanusi seusai gelar rapat bersama Forkopimda Kabupaten Malang di Pendapa Peringgitan Agung, Selasa (12/11/2020) dini hari.

Muhammad Sanusi menambahkan, ada regulasi terkait izin kerja saat pelaksanaan PSBB Malang Raya.

Menurutnya jenis pekerjaan seperti ASN, TNI-Polri, petugas kesehatan dan sektor ekonomi masih boleh melaksanakan pekerjaannya.

Tidak Semua Informasi di Media Sosial Soal Klaster Covid-19 Benar, Pemkot Surabaya Ungkap Faktanya

BREAKING NEWS: Puluhan Rumah di Kediri Terendam Banjir Setelah Tanggul Sungai Bendo Krosok Jebol

BREAKING NEWS: Balita 2 Tahun di Desa Pabian Sumenep Tercatat Sebagai Penerima BST dari Kemensos

Muhammad Sanusi memastikan tak melarang masyarakat bekerja saat pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.

Namun, ia berpesan kepada semua masyarakat yang masih bekerja agar menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, jaga jarak aman 1 meter, mencuci tangan dan menjaga kebersihan.

"Semua harus tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat bekerja," ujar Muhammad Sanusi.

Apabila seluruh kesepakatan tiga kepala daerah Malang Raya terkait PSBB sudah diteken, Sanusi menerangkan pihaknya akan melakukan sosialisasi penerapan PSBB selama satu pekan.

Sanusi menegaskan segala kegiatan ekonomi di wilayahnya saat PSBB masih diperbolehkan berjalan. 

"Kebutuhan distribusi logistik gak ada yang dihentikan semua kegiatan ekonomi berjalan seperti biasa," ujar pria asal Gondanglegi itu.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved