PSBB di Surabaya

Tidak Semua Informasi di Media Sosial Soal Klaster Covid-19 Benar, Pemkot Surabaya Ungkap Faktanya

Banyak berdar soal klaster Covid-19 di Surabaya yang tidak benar. Pemkot Surabaya ungkap fakta sebenarnya.

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Rapid test pengunjung cafe di Kota Surabaya, Senin (13/4/2020). 

Dari 16 klaster itu, diklasifikasi menjadi beberapa kelompok, di antaranya klaster luar negeri, kedua, klaster area publik sebanyak sembilan.

Kemudian klaster Jakarta, dan tempat kerja berjumlah tiga.

Update Corona di Bangkalan Madura Hari Ini, 20 Positif Covid-19, Satu di Antaranya Berusia 12 Tahun

Demi Kebutuhan Hidup, Tukang Service AC Surabaya Rela Jual Sabu, Kode Kue Dipakai Setiap Transaksi

BREAKING NEWS: PSBB Malang Raya Disetujui Menkes, Besok Pemprov Jatim akan Terima Surat Persetujuan

Selanjutnya, dari klaster seminar dan pelatihan ada dua, serta klaster perkantoran berjumlah dua, dan asrama.

Tri Rismaharini mengungkapkan, jika terdapat temuan warga yang positif maka belum tentu orang tersebut masuk dalam kategori klaster baru. 

Misalnya, dari klaster luar negeri, petugas bakal terus menelusuri riwayat kontak orang tersebut. 

Bila dalam penulusuran itu didapati yang terkonfirmasi, maka hal itu bakal menjadi bagian dari klaster luar negeri. 

 "Ada 16 klaster," kata Tri Rismaharini.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved