7 TKI asal Pamekasan Meninggal

7 TKI Ilegal asal Pamekasan Meninggal di Tempat Kerjanya, P4TKI Pastikan Bukan karena Virus Corona

Terhitung sejak bulan Januari hingga bulan Mei 2020, 7 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Pamekasan, Madura meninggal dunia di tempat kerja.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Petugas Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) Pamekasan, Madura saat mengantar jenazah TKI asal Pamekasan yang meninggal dunia hingga sampai ke rumah duka. 

TRIBUNMADURA.COM - PAMEKASAN - Koordinator Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( P4TKI ) Pamekasan, Hari Sarjana Saputra mengatakan, tujuh TKI asal Pamekasan meninggal dunia selama pandemi Covid-19 dan berangkat secara ilegal.

Terhitung sejak bulan Januari hingga bulan  Mei 2020, sebanyak 7 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Pamekasan, Madura meninggal dunia di tempat kerjanya.

Lima jenazah dari ketujuh TKI yang meninggal berjenis kelamin perempuan dan dua jenazah lainnya berjenis kelamin laki-laki.

Hari Sarjana Saputra menjelaskan, penyebab meninggalnya ketujuh TKI asal Kabupaten Pamekasan ini lantaran sakit jantung.

Namun, ada pula yang meninggal lantaran penyakit lain.

Hasil Rapid Test 150 Pedagang Pasar Baru Tuban dan Pasar Pramuka, Gugus Tugas: Ada yang Reaktif

Pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun Bertambah Jadi 14 Orang, Terbanyak dari Klaster Ponpes Temboro

Berbeda dengan Wuhan dan Singapura, Batuk dan Pilek Jadi Gejala Menonjol Dalam Kasus Covid-19 Jatim

"Kalau yang meninggal karena kecelakaan kerja di tahun 2020 ini tidak ada," kata Hari Sarjana Saputra kepada TribunMadura.com, Rabu (13/5/2020).

Pria yang akrab disapa Hari ini memastikan, meninggalnya ketujuh TKI tersebut bukan karena virus corona.

Ia juga mengungkapkan, saat prosesi pemulangan jenazah dilakukan, sekalipun TKI asal Pamekasan ini berangkat secara ilegal, pihaknya mengaku tetap memberikan fasilitas.

Yaitu memberikan pelayanan bantuan biaya pengeluaran jenazah secara gratis dan memberikan fasilitas penyediaan mobil ambulance untuk menjemput dan mengantar jenazah hingga ke rumah duka.

"Semua biaya fasilitas itu ditanggung oleh P4TKI Pamekasan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved