Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Mayoritas Orang Tanpa Gejala Virus Corona di Jawa Timur Ada di Usia Produktif, Laki-Laki Mendominasi

Mayoritas Orang Tanpa Gejala (OTG) virus corona di Jawa Timur berada pada usia produktif.

www.metroparent.com
ilustrasi - Mayoritas Orang Tanpa Gejala Virus Corona di Jawa Timur Ada di Usia Produktif, Laki-Laki Mendominasi 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi mengungkapkan, mayoritas masyarakat yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) virus corona di Jawa Timur berada pada usia produktif.

Joni Wahyuhadi memaparkan, orang yang berstatus OTG dari semua rentang umur didominasi oleh laki-laki dengan jumlah 52,35 persen, sedangkan perempuan 47,06 persen perempuan.

Namun, khusus pada rentang usia produktif, kata Joni Wahyuhadi, mayoritas OTG didominasi perempuan.

Empat Pasien Virus Corona di Sumenep Tak Kunjung Sembuh, Hasil Tes Swab Terus Berubah-Ubah

Polres Sumenep Salurkan 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19, Amanah Kapolri Idham Azis

Data Penerima Bantuan Sosial Tunai di Jawa Timur Direvisi, Ada Sejumlah Nama yang Tak Layak Menerima

Ia merinci, jika dilihat dari rentang umur, mayoritas carrier virus corona berada di umur 30-39 tahun yang didominasi oleh perempuan dengan jumlah 13,19 persen dan laki-laki 12,2 persen.

Diurutan kedua terbanyak, orang berstatus OTG berada di umur 20-29 tahun dan masih didominasi perempuan dengan 12,91 persen lalu laki-laki 10,21 persen.

Sedangkan di rentang umur yang lain, barulah mayoritas OTG adalah laki-laki.

"Hati-hati, orang-orang muda ini imunitasnya baik," kata dia, Rabu (13/5/2020).

"Virusnya masuk tapi mampu dilawan (sehingga) tidak menimbulkan gejala," sambungnya.

Joni menilai, penyebab hal ini adalah karena orang-orang yang berusia lebih muda banyak keluar rumah daripada orang-orang yang berumur lebih tua. Sehingga mereka lebih rentan tertular Covid-19.

Ada 52 Klaster Penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, Tenaga Kesehatan Haji Indonesia Jadi yang Terbesar

Sedangkan untuk kasus konfirmasi positif Covid-19, didominasi oleh laki-laki dengan persentase 56,75 persen, sedangkan perempuan 43,25 persen.

"Untuk kasus-kasus yang konfim, itu (mayoritas) umur 40-49. Laki-laki lebih banyak (terpapar virus corona) daripada perempuan," ucap dia.

"Mungkin physical distancingnya kurang, banyak bergaul, social distancing nya juga kurang karena banyak keluar jadi insidennya paling tinggi," lanjut Dirut RSUD Dr Soetomo ini.

Lebih lanjut, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mayoritas laki-laki berusia 60 tahun keatas.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) paling banyak laki-laki pada usia 20-29 tahun.

PSBB Surabaya Tahap Kedua Dimulai Hari Ini, Social Distancing Masih Jadi Masalah Pengendara Roda 4

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved