Virus Corona di Sumenep

Pemkab Sumenep Madura Beli 1.000 Alat Rapid Test Covid-19, 300 Orang Sudah Dites Cepat

Pemerintah Kabupaten Sumenep atau Pemkab Sumenep, Madura sudah membeli seribu alat rapid test Covid-19, Rabu (13/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pemerintah Kabupaten Sumenep atau Pemkab Sumenep, Madura sudah membeli  seribu alat rapid test Covid-19, Rabu (13/5/2020).

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi mengatakan sebanyak seribu alat tes cepat atau rapid test dibeli oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dan lebih banyak dari jumlah sebelumnya hanya 260 unit.

"Alat rapid test ada tambahan baru dari jumlah sebelumnya 260 unit, jumlahnya seribu unit," kata Edy Rasiyadi.

Cara Licik Spesialis Curanmor di Pamekasan Madura, Ajak Teman Beraksi, Nyalakan Motor Tanpa Kunci

52 Persen Penderita Covid-19 di Jatim Punya Gejala Awal Batuk, Dirut RSUD Dr Soetomo: Mutasi Virus

Kapolres Sumenep Bagikan Sembako untuk Puluhan Nelayan Terdampak Covid-19 di Perairan Pulau Poteran

Ditanya berapa harga per unit alat tersebut, sayangnya pihaknya tidak memberikan ketetangan dan yang jelas menurutnya itu teknisnya di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Sejauh ini kata pria yang juga menjabat Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Sumenep ini, sudah ada sekitar 300 orang lebih yang dilakukan rapid test dan rata - rata hanya keluarga dari pasien terkonfirmasi pandemi Covid-19.

"Kalau teman - teman wartawan juga mau dites silahkan ajukan dan jika nanti hasilnya reaktif, langsung melakukan isolasi mandiri," senyumnya.

Untuk diketahui, ada lima pasien terjangkit Covid-19, empat orang pasien masih dirawat di RSUD H Moh Anwar Sumenep dan satunya masih diisolasi di rumah sakit Surabaya.

Berbeda dengan Wuhan dan Singapura, Batuk dan Pilek Jadi Gejala Menonjol Dalam Kasus Covid-19 Jatim

Hasil Rapid Test 150 Pedagang Pasar Baru Tuban dan Pasar Pramuka, Gugus Tugas: Ada yang Reaktif

Pembangunan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Lamongan Dikebut, 15 Hari Pengerjaan Capai 18 Persen

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved