Breaking News:

PSBB di Malang

Aturan Pokok PSBB Malang Raya, Pasar Tradisional Masih Buka hingga Boleh Ibadah di Masjid

Berikut adalah aturan pokok PSBB Malang Raya atau pembatasan sosial berskala besar Malang Raya, Kamis 14 Mei 2020.

TRIBUNMADURA.COM/SUGIHARTO
Sejumlah jamaah melaksanakan salat tarawih di Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya, Kamis (23/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Berikut adalah aturan pokok pembatasan sosial berskala besar Malang Raya atau PSBB Malang Raya, Kamis 14 Mei 2020.

Malang Raya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilangsungkan secara efektif pada Minggu (17/5/2020).

Karenanya, Pemkot Malang telah melakukan finalisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) dalam rangka penerapan PSBB Malang Raya.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, ada beberapa poin yang telah disiapkan menjelang pemberlakukan PSBB Malang Raya.

Sutiaji menyebut, poin yang pertama ialah berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan di tempat ibadah.

Untuk hal tersebut, masyarakat diimbau agar tetap melaksanakan kegiatan ibadah di rumah masing-masing.

Sejumlah Pedagang Protes Listrik Padam di Pasar Srimangunan Sampang: Jarang Pembeli, Dibuat Rumit

Kampung Tangguh di Kota Malang Selama PSBB Malang Raya, Siapkan Lumbung Pangan & Kuatkan Pengamanan

Puluhan Warga Pinggirsari Alami Gejala Penyakit Chikungunya, Dinkes Tulungagung Lakukan Pengasapan

Akan tetapi, bagi tempat ibadah seperti masjid yang tetap melakukan kegiatan, agar menyiapkan protap Covid-19.

Protap itu seperti menjaga jarak (physical distancing), para jemaah memakai masker, termal gun, menyiapkan hand sanitizer, dan menyiapkan rapid test.

Kata Sutiaji, rapid test tersebut nantinya akan dipasok oleh Pemkot Malang.

Apabila dalam penerapannya ada jamaah yang reaktif rapid test, maka tempat tersebut diharuskan untuk ditutup.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved