PSBB di Surabaya

Dua Hari Penerapan PSBB Surabaya Jilid 2, Masih Banyak Pengendara Langgar Aturan

Hari ini, Kamis (14/5/2020) merupakan hari kedua PSBB Surabaya Raya jilid dua yang diperpanjang hingga 25 Mei mendatang.

TRIBUNMADURA.COM/TONY HERMAWAN
Petugas check point Bundaran Waru memeriksa suhu tubuh pengendara roda dua berplat nomor luar kota, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hari ini, Kamis (14/5/2020) merupakan hari kedua pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Surabaya jilid dua yang diperpanjang hingga 25 Mei mendatang.

Masih banyak pengendara di jalan yang melanggar aturan seperti di pintu masuk Kota Surabaya, tepatnya di Bundaran Waru.

Personel Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Mahmudi mengatakan, tingkat pelanggaran masih sama seperti hari sebelumnya, meski PSBB sudah berlangsung selama dua pekan lebih.

"Masih banyak pengendara roda dua dan empat, masih suka melanggar," kata Mahmudi saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, pada shift pertama penjagaan yang berlangsung pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, banyak temuan pelanggaran dilakukan oleh pengendara roda dua dan pengendara roda empat.

Meski Ada Penerapan PSBB Malang Raya, Salat Idul Fitri Diperbolehkan, Sutiaji: Pakai Protap Covid-19

Warga Antar Wilayah Malang Raya Bisa Beraktivitas Normal saat PSBB, Ini Syarat yang Harus Dikantongi

MUI Jatim Anjurkan Umat Islam Salat Idul Fitri 2020 di Masjid dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Tercatat pengendara kendaraan roda empat ada 33 unit yang kedapatan tak menggunakan masker, dan 190 yang tidak mengindahkan aturan tempat duduk.

Pada pengendara roda dua, ada 56 orang yang akan memasuki wilayah perbatasan itu tanpa dibekali surat ijin.

Adapun yang masih berkendara secara berboncengan tidak masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK) sebanyak 38 pelanggaran.

Sedangkan, pengendara dua yang tak menggunakan masker terbilang jauh sedikit lebih sedikit. Selama 9 jam berjaga, petugas hanya mendapati 6 orang.

Kendati demikian, para pelanggar hingga saat ini belum para pelanggar yang tak menuruti aturan belum mendapatkan tindakan tegas oleh petugas.

"Untuk sita KTP belum. Sementara kami hanya suruh mereka (pelanggar) putar balik," pungkas dia.

Jelang PSBB, Pengelola Pasar Kebalen Gambar Penerapan Ganjil Genap di Jalan Zaenal Zakze Kota Malang

Kampung Tangguh di Kota Malang Selama PSBB Malang Raya, Siapkan Lumbung Pangan & Kuatkan Pengamanan

Sejumlah Pedagang Protes Listrik Padam di Pasar Srimangunan Sampang: Jarang Pembeli, Dibuat Rumit

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved