Pembuangan Mayat Bayi di Jember

BREAKING NEWS - Heboh Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki di Sungai Jember, Diduga Sudah Meninggal 3 Hari

Warga Dusun Gluduk, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, menemukan mayat bayi laki-laki di sungai dusun setempat, Kamis (14/5/2020).

TRIBUNMADURA/SRI WAHYUNIK
Polisi mengevakuasi mayat bayi dibuang di Sungai Bedadung Jember, Jumat (5/7/2019 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Warga Dusun Gluduk, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, menemukan mayat bayi laki-laki di sungai dusun setempat, Kamis (14/5/2020).

Bayi itu ditemukan oleh warga yang hendak membajak sawah di dekat sungai kecil yang berada di antara jalan dan area persawahan .

"Pagi tadi ada warga mau mbrujul (membajak) sawah, memakai traktor. Dia nyari jalan ke sawahnya melewati sungai itu. Terus kok kelihatan mayat itu," ujar Kapolsek Panti AKP Triono.

Mayat bayi itu terlihat jelas karena tidak terbungkus apapun dengan kondisinya sudah kembung dan berwarna putih pucat.

Warga sekitar langsung mengevakuasi mayat itu dari saluran tersebut dan perangkat desa lantas melaporkannya ke polisi.

Polisi kemudian membawa mayat bayi itu ke Puskesmas Panti.

Jelang PSBB Malang Raya, Khofifah Tinjau Safe House untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Kepanjen

Dua Hari Penerapan PSBB Surabaya Jilid 2, Masih Banyak Pengendara Langgar Aturan

Meski Ada Penerapan PSBB Malang Raya, Salat Idul Fitri Diperbolehkan, Sutiaji: Pakai Protap Covid-19

Dari pemeriksaan bidan desa dan dokter Puskesmas, diprediksi mayat itu sudah tiga sampai empat hari di dalam air.

"Sedangkan ari-arinya sudah terpotong, tapi tidak sempurna motongnya, begitu kata bidan desa tadi," imbuh Gunawan.

Ada dugaan, bayi itu dibuang ke sungai kecil itu masih dalam kondisi hidup.

Dia meninggal karena berada di air dan hanyut.

Mayat bayi itu diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Setelah diperiksa di Puskesmas, mayat bayi itu dititipkan ke Kamar Mayat RSD dr Soebandi Jember.

"Selanjutnya kami lakukan penyelidikan. Kami kerjasama dengan bidan desa karena bidan desa kan punya data warga yang hamil," imbuh Gunawan.

Sejauh ini, polisi belum menemukan siapa pembuang bayi tersebut.

Warga Antar Wilayah Malang Raya Bisa Beraktivitas Normal saat PSBB, Ini Syarat yang Harus Dikantongi

MUI Jatim Anjurkan Umat Islam Salat Idul Fitri 2020 di Masjid dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Sejumlah Pedagang Protes Listrik Padam di Pasar Srimangunan Sampang: Jarang Pembeli, Dibuat Rumit

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved