PSBB di Malang

Ini Aturan Berkendara PSBB di Malang Raya, Jumlah Penumpang Hanya 50 Persen dari Kapasitas Kendaraan

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya akan diterapkan mulai Minggu (17/5/2020) hingga Sabtu (30/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya akan diterapkan mulai Minggu (17/5/2020) hingga Sabtu (30/5/2020).

Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung, akan ada pembatasan kendaraan di Kota Malang.

Polresta Malang Kota tidak memperbolehkan kendaraan di luar Malang Raya masuk ke Kota Malang.

Hingga kini, sebanyak 200 lebih kendaraan sudah diminta putar balik.

“Di check point di Exit Tol Madyopuro sudah ada 102 kendaraan yang diminta putar balik, sedangkan pos Graha Kencana Jalan Raya Balearjosari sudah ada 114 kendaraan yang diminta putar balik,” ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto, Kamis (14/5/2020).

Aturan Pokok PSBB Malang Raya, Pasar Tradisional Masih Buka hingga Boleh Ibadah di Masjid

Puluhan Warga Pinggirsari Alami Gejala Penyakit Chikungunya, Dinkes Tulungagung Lakukan Pengasapan

Kampung Tangguh di Kota Malang Selama PSBB Malang Raya, Siapkan Lumbung Pangan & Kuatkan Pengamanan

Kompol Priyanto menyebut pemeriksaan terhadap angkutan umum dan kendaraan pribadi juga akan diperketat.

Berdasarkan aturan, jumlah penumpang dalam satu kendaraan hanya boleh diisi 50 persen.

“Jadi kendaraan tidak mengangkut secara penuh penumpang. Jumlah penumpang kendaraan yang diijinkan hanya 50 persen dari kapasitas kendaraan,” katanya.

Meski demikian, terdapat sejumlah kelonggaran bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan logistik, medis dan bahan bakar minyak (BBM).

Khusus kendaraan tersebut, Polresta Malang Kota akan mengizinkan mereka melintas namun asal tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker.

“Kendaraan yang mengangkut kebutuhan medis dan kesehatan, kebutuhan sembako, serta kendaraan yang mengangkut BBM atau BBG kami persilakan masuk,” tandas Priyanto.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memutuskan pemberlakuan PSBB di Malang Raya dimulai pada Minggu, 17 Mei sampai 30 Mei 2020.

Keputusan itu diambil saat Khofifah rapat bersama tiga kepala daerah Malang Raya di Bakowil pada Rabu (13/5) malam.

Pasar Kota Bojonegoro Jadi Klaster Baru Virus Corona, 7 Pedagang Positif Covid-19, 22 Orang Terpapar

Jumlah Kasus Covid-19 di Tuban Bertambah Jadi 12 Orang, 1 PDP Meninggal dan Hasil Swab Belum Keluar

Alat PCR Mekanis untuk Deteksi Covid-19 di RSUD Gambiran Kediri Hanya Butuh Waktu 45 Menit

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved