PSBB di Malang

Jelang PSBB, Pengelola Pasar Kebalen Gambar Penerapan Ganjil Genap di Jalan Zaenal Zakze Kota Malang

Pengelola Pasar Kebalen menggambar penerapan ganjil genap di Jalan Zaenal Zakze, Kota Malang, Kamis (14/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Pengelola Pasar Kebalen menggambar penerapan ganjil genap di Jalan Zaenal Zakze, Kota Malang, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pengelola Pasar Kebalen menggambar penerapan ganjil genap di Jalan Zaenal Zakze, Kota Malang, Kamis (14/5/2020).

Penggambaran menggunakan cat warna putih tersebut untuk menyekat lapak pedagang.

Jadi, pedagang dapat menerapkan physical distancing saat pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Malang Raya berlaku.

"Kami melakukan kegiatan ini sesuai instruksi pimpinan menjelang pemberlakuan PSBB Malang Raya," ucap Bayoni, Kepala Pasar Kebalen Kota Malang kepada TribunMadura.com.

Ini Aturan Berkendara PSBB di Malang Raya, Jumlah Penumpang Hanya 50 Persen dari Kapasitas Kendaraan

Aturan Pokok PSBB Malang Raya, Pasar Tradisional Masih Buka hingga Boleh Ibadah di Masjid

Pengelola Pasar Kebalen menggambar penerapan ganjil genap di Jalan Zaenal Zakze, Kota Malang, Kamis (14/5/2020).
Pengelola Pasar Kebalen menggambar penerapan ganjil genap di Jalan Zaenal Zakze, Kota Malang, Kamis (14/5/2020). (TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR)

Kampung Tangguh di Kota Malang Selama PSBB Malang Raya, Siapkan Lumbung Pangan & Kuatkan Pengamanan

Alat PCR Mekanis untuk Deteksi Covid-19 di RSUD Gambiran Kediri Hanya Butuh Waktu 45 Menit

Jumlah Kasus Covid-19 di Tuban Bertambah Jadi 12 Orang, 1 PDP Meninggal dan Hasil Swab Belum Keluar

Penggambaran penyekatan yang dilakukan di Pasar Kebalen ini memang sedikit berbeda-beda dari pasar-pasar lain di Kota Malang.

Sebab, hampir seluruh pedagang Pasar Kebalen merupakan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di jalan raya.

Bayoni menyampaikan saat ini ada sekitar 500-600 pedagang yang berjualan di Pasar Kebalen.

Jumlah tersebut bersifat dinamis, karena bisa bertambah dan bisa berkurang.

"Memang di sini semua PKL yang berjualan. Dan ini merupakan bentuk sosialisasi sebelum diterapkannya PSBB Malang Raya," ucapnya.

Namun, Bayoni optimis bahwa sosialisasi berkaitan dengan sistem ganjil genap di Pasar Kebalen bisa efektif pada hari Sabtu mendatang.

Dikarenakan, aktivitas proses jual beli di Pasar Kebalen mulai rame pada saat malam hari hingga pagi hari.

Untuk itu, pengarahan demi pengarahan akan dia lakukan, agar nantinya physical distancing di Pasar Kebalen bisa berjalan secara efektif.

"Kami tidak pakai nomor untuk penerapan ganjil genap, karena sulit. Jadi akan langsung kami berikan pengarahan ke pedagangnya langsung," ucapnya.

Sementara itu, pedagang kelapa di Pasar Kebalen, Yusuf menyampaikan bahwa dirinya hingga kini belum mendapatkan sosialisasi berkaitan dengan sistem ganjil genap tersebut.

Dia menyampaikan isu yang saat ini beredar di pasar adalah pasar tutup saat PSBB berlangsung.

Yusuf merasa khawatir dengan isu tersebut apabila tidak bisa berjualan di pasar.

Untuk itu, berkaitan dengan sistem ganjil genap dia akan mematuhi peraturan dari pemerintah.

Asalkan dia dan pedagang yang lain masih bisa berjualan untuk mencari nafkah.

"Yang penting bisa berjualan, itu lebih baik," tandas Yusuf.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved