PSBB di Malang

Lebih Waspada, Rumah & Tempat Tinggal Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang akan Diberi Tanda

Rumah dan tempat tinggal pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang akan diberi tanda agar masyarakat sekitar waspada terhadap penularan virus corona

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerangkan, rumah tempat tinggal pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang akan diberi tanda agar masyarakat sekitar waspada terhadap penularan virus corona di lingkungannya. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Rumah dan tempat tinggal pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang akan diberi tanda agar masyarakat sekitar waspada terhadap penularan virus corona di lingkungannya.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerangkan cara tersebut dinilai efektif meningkatkan kesadaran masyarakat agar mewaspadai penularan Covid-19.

"Akan diberikan tanda di rumah orang yang terkonfirmasi Covid-19. Ini diberlakukan agar masyarakat menjauhi tempat tinggal pasien yang terjangkit itu. Dan orangnya (positif covid) kita bawa ke rusunawa," ungkap Muhammad Sanusi seusai mengunjungi Rusunawa ASN, Kamis (14/5/2020).

Muhammad Sanusi menambahkan, wacana pemberian tanda tersebut masih terus digodok oleh pihaknya. 

Pria Trenggalek Gadaikan Belasan Mobil Rental Milik Temannya: Motif Terkuak, Begini Fakta Sebenarnya

178 Mobil Sehat dari Pemkab Pamekasan akan Diserahkan ke Setiap Desa, Dimulai dari Wilayah Pantura

Dua Hari Penerapan PSBB Surabaya Jilid 2, Masih Banyak Pengendara Langgar Aturan

Persiapan terkini untuk mewujudkan wacana regulasi unik tersebut masih mempersiapkan desain tanda positif agar bisa ditempelkan di rumah.

"Desainnya masih disiapkan," ujar pria asal Kecamatan Gondanglegi itu.

Muhammad Sanusi tidak memikirkan dampak timbulnya stigma dari masyarakat ketika regulasi tanda rumah pasien positif itu diberlakukan.

Menurut Muhammad Sanusi, dampak yang ditimbulkan Covid-19 lebih membahayakan.

"Yang positif berhati-hati supaya tidak menularkan virusnya. Kalau sudah sembuh dicabut tandanya dan dikasih keterangan sembuh," beber Sanusi.

Sanusi juga menghimbau warganya bersikap disiplin mematuhi peraturan pemerintah saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Malang Raya.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved