PSBB di Surabaya

54 Travel Gelap yang Nekat Bawa Pemudik Tertangkap saat Operasi Ketupat 2020, Jumlah akan Bertambah

Hingga Kamis (14/5/2020) dilakukan Operasi Ketupat Semeru 2020, sebnayak 54 kendaraan mulai dari bus, minibus dan mobil pribadi diamankan.

TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Travel gelap yang masih nekat melakukan perjalanan antar wilayah, dengan mengangkut penumpang yang diduga akan mudik, meskipun tanpa izin trayek. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Anggota Ditlantas Polda Jatim menggelar Operasi Ketupat Semeru 2020 yang berakhir Minggu (31/5/2020) mendatang. 

Hingga Kamis (14/5/2020) dilakukan Operasi Ketupat Semeru 2020, sebanyak 54 kendaraan mulai dari bus, minibus dan mobil pribadi diamankan.

Kendaraan itu merupakan kendaraan travel gelap yang masih nekat melakukan perjalanan antar wilayah, dengan mengangkut penumpang yang diduga akan mudik, meskipun tanpa izin trayek.

Jumlah kendaraan travel gelap itu diperkirakan bakal terus bertambah karena Operasi Ketupat Semeru 2020 masih berjalan.

Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan para pemilik kendaraan travel gelap itu dikenai sanksi Pasal 308 Jo 260 UU No 22 Tahun 2009, karena trayek tidak sesuai peruntukannya.

Penerbangan Dibuka, Calon Penumpang Diperiksa di Posko Gabungan Bandara Juanda Surabaya

Ketua Tim Penggerak PKK Pamekasan Serahkan Bantuan PMT Biskuit kepada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik

Ronda Malam Berujung Maut, Gaguk Tak Sengaja Tewaskan Orang Asing yang Bawa Pisau di Tulungagung

"Kami sudah melakukan telegram ke jajaran tanggal 11 Mei, untuk menindak kendaraan bermotor dengan bermodus kendaraan pribadi travel umum," katanya di depan Markas Satuan PJR Ditlantas Mapolda Jatim, Kamis (14/5/2020).

Mengingat larangan mudik yang disampaikan Presiden Joko Widodo masih berlaku.

Kombes Pol Budi Indra Dermawan akan gencar melakukan patroli guna mengantisipasi adanya travel gelap yang masih mengangkut penumpang untuk perjalanan mudik antar wilayah.

"Ada yang Jember menuju ke Madura. Ada yang Jatim akan menuju Jateng. Jadi antar daerah di dalam provinsi atau yang di luar provinsi," jelasnya.

Pihaknya juga tak segan melakukan tindakan tegas terhadap travel gelap. Mulai dari memberikan sanksi tilang, bahkan menyita kendaraan.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved