Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Karyawati Swasta 36 Tahun di Kota Surabaya Jadi Pasien Positif Covid-19 Keempat Kota Mojokerto

Seorang wanita berinisial S dan berusia 36 tahun warga Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dinyatakan positif Covid-19.

(Tribun-Video/Buyung Haryo)
ILUSTRASI Virus Corona 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Seorang wanita berinisial S dan berusia 36 tahun warga Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dinyatakan positif Covid-19.

Pasien nomor 04 yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Mojokerto tersebut merupakan karyawati perusahaan swasta di Kota Surabaya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan, Nyonya S terdeteksi terpapar Covid-19 atau virus corona setelah menjalani rapid test di sebuah perusahaan swasta tempat dirinya bekerja.

Risma Beri Motivasi Pelajar SD dan SMP Surabaya Melalui Teleconference di Tengah Pandemi Covid-19

Sisihkan Sebagian Gaji, Polres Pamekasan Berikan Bantuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Surat Imbauan PWNU Jatim Terkait Pelaksanaan Salat Idul Fitri, Halal Bihalal Cukup Lewat Handphone

Gaguk Tri Prasetyo melaporkan kondisi kesehatannya pada petugas Gugus Tugas tugas Covid-19 usai mengetahui hasil rapid test Covid-19 yang bersangkutan dinyatakan reaktif.

"Nyonya S dirujuk ke RSU Dr Wahidin Sudirohusodo untuk dilakukan Swab PCR dan hasilnya positif Covid-19," ujarnya, Jumat (15/5/2020).

Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, riwayat pasien nomor 04 positif Covid-19 tersebut pernah kontak erat dengan tujuh orang yaitu satu orang yang merupakan anak yang bersangkutan, dua orang (Ibu dan anak) serta empat orang yang menghuni rumah kontrakan.

Menurut Gaguk Tri Prasetyo, satu orang yakni anak yang bersangkutan hasil rapid test Covid-19 reaktif, dua orang yaitu ibu dan anaknya non reaktif sedangkan 4 orang penghuni rumah kontrakan belum menjalani rapid test.

Rencananya suami yang bersangkutan berada di Surabaya sekarang diwajibkan rapid test.

"Pasien Nomor 04 Positif Covid-19 bekerja di perusahaan swasta Kota Surabaya dan bukan klaster dari perusahaan rokok," ungkapnya.

Update Virus Corona di Kabupaten Madiun: Ada Tambahan 1 Positif Covid-19 dari Klaster Ponpes Temboro

Imbas Covid-19, Rencana Pembangunan Terminal di Wilayah Pantura Sampang Batal

Dinilai Lamban Tangani Covid-19, Elemen Mahasiswa Beri Rapor Merah Gubernur Jatim

Nyonya S bersama anaknya telah menjalani karantina mandiri dalam pengawasan petugas Gugus Tugas Percepatan penangangan Covid-19.

"Saat ini Nyonya S bersama anaknya menjalani karantina di Rusunawa Cinde selama 14 hari dengan pengawasan tim medis yang bertugas," jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya telah melakukan Tracing di lingkungan rumah tinggal pasien nomor 04 untuk mengantipasi penyebaran virus corona.

"Kami melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan tinggal yang bersangkutan hingga radius 200 meter dan tim dari Dinkes akan melakukan sosialisasi pada warga sekitar agar lebih meningkatkan protokol kesehatan," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved