Breaking News:

PSBB di Malang

Ngaku Belum Tahu PSBB, Pengendara Mobil Ngeyel Masuk ke Kabupaten Malang, Dipaksa Putar Balik

Penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Malang Raya dimulai hari ini, Minggu (17/5/2020).

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Petugas memberhentikan kendaraan yang masuk wilayah Kabupaten Malang via jalur perbatasan Kecamatan Lawang, Minggu (17/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG – Penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Malang Raya dimulai hari ini, Minggu (17/5/2020).

PSBB Malang Raya akan dimulai dengan masa sosialisasi selama tiga hari, yakni 14-16 Mei 2020.

Meski begitu, para pengendara mobil dan motor masih ngeyel dan bandel agar memasuki wilayah Kabupaten Malang.

Tak ada jalan lain, petugas lantas meminta para pengendara roda dua dan roda empat untuk putar balik.

Salah satu pengendara mobil bernama Rino warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan ingin berbelanja di Pasar Lawang.

Rino dan sang istri tak mengetahui jika PSBB mulai diterapkan hari Minggu (17/5/2020).

73 Orang Nongkrong di Warung Kopi dan Terjaring Razia Jam Malam PSBB Gresik

Hari Pertama PSBB Malang Raya, Kendaraan Plat Nomor Luar Kota Melintas di Check Point Graha Kencana

Waspada Virus Corona, Rumah Sakit Swasta di Kota Surabaya Perketat Pemeriksaan Ibu Hamil

Petugas memberhentikan kendaraan yang masuk wilayah Kabupaten Malang via jalur perbatasan Kecamatan Lawang, Minggu (17/5/2020).
Petugas memberhentikan kendaraan yang masuk wilayah Kabupaten Malang via jalur perbatasan Kecamatan Lawang, Minggu (17/5/2020). (TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO)

"Sudah tau mau ada PSBB, tapi gak tau kalau diterapkan hari ini (Minggu). Saya mau belanja di Pasar Lawang karena pasar tempat saya tutup," ujar Rino saat ditanya wartawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, plat nomor yang digunakan oleh Rino adalah plat nomor Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, petugas mendapati sebuah stiker TNI AU di plat nomor mobil milik Rino.

Stiker TNI AU akhirnya dicopot dan Rino beserta sang istri bergegas kembali ke Kabupaten Pasuruan.

"Bukan saya yang nempelin stiker itu (TNI AU) tapi adik saya. Ya memang keluarga saya ada yang dari TNI," beber Rino.

Di sisi lain, ada salah satu pengendara mobil dengan plat mobil asal Jakarta bisa memasuki wilayah Kabupaten Malang.

"KTP saya ini warga Batu pak," ucapnya ketika ditanya Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

Pria tua dengan mobil miliknya akhirnya bisa memasuki wilayah Kabupaten Malang karena bisa membuktikan dirinya warga Batu dihadapan Kapolres Malang.

Update Virus Corona di Kota Malang, Minggu 17 Mei 2020, Tambah 1 Kasus, Total 26 Positif Covid-19

Gugus Tugas Kediri Temukan 12 Orang Reaktif Seusai Salat Tarawih Bersama Pasien Positif Covid-19

PSBB Malang Raya, Gubernur Sebut RS Rujukan di Malang Raya Dapat Bantuan Alat Kesehatan Rp 7,5 M

"Saya habis dari Madura. Ke Malang untuk kepentingan ziarah," terang pria pemilik mobil plat B itu.

Hingga kini petugas masih berjaga di posko check point Kecamatan Lawang. Situasi lalu lintas terpantau lancar. Tak ada kepadatan lalu lintas berarti.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved