Breaking News:

Berita Surabaya

Maling Motor asal Madura Ditembak Mati Polisi, Sudah 11 Kali Beraksi di Surabaya Bersama Temannya

Dua maling motor asal Kabupaten Sampang Madura telah beraksi di 11 TKP Kota Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menunjukan barang bukti aksi maling motor asal Sampang, Senin (18/5/2020). 

Selanjutnya, pada Minggu 17 Mei 2020 sekitar pukul 05.00 WIB, anggota berhasil meringkus Indra bersama dengan barang bukti hasil curiannya dan melakukan pengeletan terhadap pelaku lainnya.

"Setelah Indra tertangkap, kami keler. Namun saat menunjukkan tempat persembunyian AR temannya, tersangka berusaha kabur dan kami lumpuhkan," jelas dia.

"Sementara AR saat kami tangkap malah mencoba melawan dengan parang, dan terpaksa kami tembak mengenai dada kirinya," tandasnya.

Sementara itu, Indra mengaku lima kali beraksi beranma Rohman. Indra mendapat bagian uang hasil penjualan sekitar Rp 1,5 juta.

"Saya baru 5 kali kerja bersama Rohman, dan setiap hasil dijual ke Madura, saya dapat bagian Rp 1,5 juta," ungkapnya.

"Uang itu saya gunakan untuk bayar cicilan sepeda motor dan buat beli baju," kata Indra.

Pamekasan Jadi Kabupaten Pendaftar TKI Legal Terendah se-Madura Sejak Januari 2020, Ini Penyebabnya

Download Drama Korea The World of the Married Sub Indo Episode 1 - 16 (End), Ada Sinopsis Lengkapnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved