Virus Corona di Surabaya

PW Muhammadiyah Jatim Imbau Umat Islam Salat Idul Fitri di Rumah Saja

PW Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) meminta seluruh umat islam untuk tetap salat Idul Fitri di rumah.

Kompas.com
Hari Jumat (15/6/2018) umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriah. Ribuan umat memadati tempat dijalankannya Salat Idul Fitri. Salah satunya adalah di Jatinegara, Jakarta. Ribuan umat tampak memenuhi jalan raya dan menjalankan shalat bersama. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PW Muhammadiyah Jawa Timur (PWM Jatim) meminta seluruh umat islam untuk tetap salat Idul Fitri di rumah dalam situasi pandemi virus corona atau Covid-19 yang juga belum mereda.

"Ini bukan imbauan, ini adalah garis pimpinan pusat, maklumat, atau juga fatwa untuk salat id di rumah saja tidak di lapangan. Jadi tetap di rumah," kata Saad, Minggu (17/5/2020).

Menurut Saad, di Jawa Timur perkembangan penularan Covid-19 masih sangat tinggi dan meningkat secara drastis, sehingga salat Idul Fitri seharusnya dilakukan di rumah saja untuk menghindari kerumunan jamaah.

Cara Mudah Mengecek Data Penerima Bantuan Sosial Melalui Online dan Aplikasi, Simak Langkahnya

Gugus Tugas Kediri Temukan 12 Orang Reaktif Seusai Salat Tarawih Bersama Pasien Positif Covid-19

Masjid Al Akbar Belum Putuskan Gelar Sholat Idul Fitri Berjamaah, 5 Ketentuan Ini Jadi Pertimbangan

"Karena ini masalah (bencana) nasional kita sepenuhnya berada dalam koordinasi PP (Muhammadiyah)," lanjutnya.

Senada dengan Saad, Wakil Ketua PWM Jatim, Nadjib Hamid mengatakan, Muhammadiyah komitmen untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah dan hal tersebut telah diintruksikan hingga ke PD Muhammadiyah se Jatim.

"Kami komitmen karena sesuai dengan hasil kajian dan informasi sertda data dari pemerintah yang dimana-mana (angka penularan Covid-19) terus meningkat maka PP Muhammadiyah sudah menetapkan salat Idul Fitri tahun ini dilaksanakan di rumah," kata Nadjib.

BREAKING NEWS: Malam Ini Kabupaten Tulungagung Terapkan Jam Malam untuk Putus Rantai Covid-19

Tulungagung Terapkan Jam Malam, Pelanggar Jadi Tim Penggali Kubur hingga Bantu Polisi di Dapur Umum

PSBB Hari Pertama Malang Raya, Banyak Pedagang dan Pembeli di Pasar Madyopuro Tak Pakai Masker

Komitmen ini bertujuan agar tidak menimbulkan bahaya kepada jemaah baik diri sendiri maupun jemaah lain.

"Jika Idul Fitri itu menimbulkan Kerumunan dan bahaya lebih besar berarti mudharat nya juga lebih besar," ujar Nadjib

"Maka semua warga kami yang ada di bawah dilarang untuk melakukan salat id di lapangan dan masjid lakukanlah di rumah masing-masing dengan cara yang sama," tegasnya.

Menurut Nadjib menghindari bahaya lebih diutamakan di situasi pandemi seperti ini. Selain itu juga melihat hukum salat Idul Fitri yang sunnah muakad.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved