Berita Pamekasan

Demi Tekan Angka Pemberangkatan TKI Ilegal, Pamekasan Terapkan Program One Day One TKI Legal

Demi mengatasi dan menekan angka tersebut, pemerintah memberlakukan program khusus. Program itu adalah One Day One TKI Legal.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pegawai Disnakertrans Pamekasan saat memberikan sosialisasi kepada calon TKI Pamekasan, Selasa 19 Mei 2020 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Angka TKI ilegal makin tinggi, membuat Pemerintah Kabupaten Pamekasan bertindak.

Demi mengatasi dan menekan angka tersebut, pemerintah memberlakukan program khusus.

Program itu adalah One Day One TKI Legal.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pamekasan, Madura, tahun 2020 ini akan menggagas program 'One Day One TKI Legal'.

Tujuan, akan digagasnya program tersebut untuk menekan tingginya angka Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal kabupaten setempat yang terindikasi banyak berangkat secara non prosedural (ilegal).

Penampilan Terbaru Lucinta Luna 3 Bulan di Penjara, Ganti Warna Rambut Makin Segar Bikin Pangling

Cara Mudah Mengecek Data Penerima Bantuan Sosial Melalui Online dan Aplikasi, Simak Langkahnya

Plt Kepala Disnakertrans Pamekasan, Supriyanto mengatakan, melalui program 'One Day One TKI Legal', dalam setiap harinya pihaknya berencana akan memberangkatkan satu TKI legal.

Untuk mempermudah agar program ini terealisasi dengan baik, ia mengaku ingin bekerja sama dengan Camat, Kepala Desa, dan Tokoh Masyarakat untuk turut andil memberikan sosialisasi perihal pentingnya menjadi TKI legal.

"Nantinya juga, kami akan menyiapkan pendamping di wilayah 7 kecamatan yang menjadi kantong pengirim TKI terbanyak untuk ikut memberikan sosialisasi," kata Supriyanto kepada TribunMadura.com.

Pria yang akrab disapa Pri ini juga menyatakan, proses pengurusan bagi masyarakat yang ingin menjadi TKI legal akan dipermudah dan tanpa dipungut biaya apa pun.

Nantinya, ia mengaku akan menggandeng beberapa jasa pengerah TKI dari Surabaya dan Malang untuk memberikan info perihal negeri mana saja yang membutuhkan pekerja TKI.

"Karena sekarang masa pandemi Covid-19 pengiriman TKI ke luar negeri dihentikan.

Jadi program tersebut tahun ini kami pastikan akan berjalan," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved