Breaking News:

Virus Corona di Sidoarjo

Poin-Poin Aturan Idul Fitri di Sidoarjo, Takbiran, Salat Idul Fitri dan Zakat Fitrah Jadi Fokus

Syarat utamanya, yang boleh menggelar Salat Idul Fitri berjamaah adalah desa atau wilayah yang bukan zona merah.

TRIBUNMADURA.COM/M TAUFIK
Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Poin-poin aturan menjelang Idul Fitri diberlakukan di Sidoarjo.

Aturan itu demi menekan angka penularan virus corona.

Takbiran, salat Idul Fitri dan penyaluran zakat fitrah masuk dalam poin aturan tersebut. 

Salat jemaah Idul Fitri boleh digelar di Sidoarjo di masjid atau lapangan.

Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika hendak menggelar jamaah salat Idul Fitri.

Syarat utamanya, yang boleh menggelar Salat Idul Fitri berjamaah adalah desa atau wilayah yang bukan zona merah.

Sinopsis Episode Terakhir Drama Korea The World of the Married, Akhir Tak Terduga Nasib Lee Tae Oh

Penampilan Terbaru Lucinta Luna 3 Bulan di Penjara, Ganti Warna Rambut Makin Segar Bikin Pangling

"Desa atau daerah zona merah dilarang," kata Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin usai menggelar rapat koordinasi dengan para tokoh agama seperti MUI, PCNU, Muhammadiyah, FKUB, dan sejumlah pejabat lain di Pendopo Sidoarjo, Rabu (20/5/2020).

Untuk wilayah hijau atau desa yang belum masuk zona merah, jika menggelar Salat Idul Fitri berjamaah juga harus melaksanakan sesuai SOP.

"Selain itu, panitia atau pihak penyelenggara juga harus memprotek agar jangan sampai ada orang dari luar masuk atau ikut berjamaah ke situ," ujarnya.

Selain tentang Salat Idul Fitri, dalam pertemuan itu juga membahas sejumlah hal.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved